Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Tunaikan Ibadah Haji, Pemandi Jenazah Asal Gresik Naik Motor Menuju Tanah Suci

Hany Akasah • Selasa, 27 Juni 2023 | 16:12 WIB

NAIK MOTOR : Ahmad Muhbitin saat berada di Mekkah untuk menunaikan ibadah Haji dengan menggunakan motor.
NAIK MOTOR : Ahmad Muhbitin saat berada di Mekkah untuk menunaikan ibadah Haji dengan menggunakan motor.
GRESIK - Sungguh kagum dengan sosok pria bernama Ahmad Muhbitin,28. Warga Desa Tanggulrejo, Kecamatan Manyar itu berangkat ke Tanah Suci menunaikan ibadah haji dengan menempuh perjalanan darat. Yakni pria yang juga sering menjadi pemandi jenazah di Manyar itu berangkat menuju Saudi Arabia dengan menaiki sepeda motor.

Muhbitin menempuh perjalanan puluhan ribu kilometer jalur darat selama kurang lebih satu bulan dan melewati beberapa negara.  Diantaranya Malaysia, Thailand, Qatar, kemudian masuk ke Arab Saudi. Sebelum berangkat, pria yang bekerja sebagai penjual madu itu sempat berpamitan dengan seluruh keluarga dan masyarakat di kampung halamannya.

Selama perjalanan, Muhbitin mengaku menyempatkan singgah dan beristirahat di beberapa negara, mulai mengabadikan momen perjalanan hingga mengurus beberapa dokumen yang dibutuhkan agar dirinya sampai ke Tanah Suci Arab Saudi untuk menunaikan rukun Islam yang kelima, seperti STNK Internasional dan paspor.

“Menempuh jalur darat dan kapal melewati Malaysia, Thailand, Qatar dan Arab Saudi, lewat gunung-gunung pukul 12 malam,” ujar Muhbitin saat dihubungi Radar Gresik.

Berangkat ke Tanah Suci menggunakan sepeda motor, Muhbitin menjelaskan dirinya harus mengejar waktu untuk bisa menunaikan salah satu rukun haji yang tidak bisa ditinggalkan, yakni wukuf di Padang Arafah. Sehingga terpaksa motor bertenaga 250 cc miliknya diparkir di Malaysia. Kemudian melanjutkan perjalanan dengan bus dan kapal menuju Mekkah.

“Motor saya tinggal di Malaysia karena Myanmar tutup. Tidak cukup waktu kalau mutar lewat China, jadi langsung perjalanan ke Mekkah dulu, mengejar Wukuf di Arofah,” jelasnya.

Menurutnya, perjalanan hingga tiba di Kota Mekkah membutuhkan perjuangan sangat besar. Sebab dirinya hanya mengantongi dokumen paspor turis, bukan paspor untuk keperluan haji atau umrah.

“Masuk Mekkah penuh perjuangan, karena visaku touris, jadi tidak boleh masuk Mekkah waktu musim haji, dan dijaga ketat. Alhamdulillah bisa menunaikan ibadah haji bersama ribuan jamaah dari seluruh penjuru dunia di Mekkah," pungkasnya.(yud/han)

Editor : Hany Akasah
#Jamaah Haji #gresik #manyar #haji