RADAR GRESIK – Aksi premanisme jalanan yang dilakukan sekelompok remaja bersenjata tajam mengguncang wilayah Gresik Utara pada dini hari.
Kelompok ini melakukan penyerangan brutal secara beruntun di dua lokasi berbeda, yakni Desa Lowayu (Kecamatan Dukun) dan Desa Ketanen (Kecamatan Panceng), hingga mengakibatkan jatuhnya korban luka serius.
Aksi brutal ini bermula di Desa Lowayu sekitar pukul 01.30 WIB. Seorang pria asal Lamongan yang tengah tenang menyantap makanan di sebuah warung tiba-tiba didatangi gerombolan pelaku. Tanpa alasan yang jelas, korban dikeroyok dan disabet senjata tajam pada bagian perut.
“Korban mengalami luka sabetan senjata tajam dan langsung dilarikan ke Puskesmas Dukun untuk mendapatkan perawatan medis,” ungkap Kanit Reskrim Polsek Dukun, Aiptu Mohammad Maksum.
Tak berhenti di situ, kelompok remaja ini bergerak ke utara menuju Desa Ketanen. Berdasarkan rekaman CCTV pukul 01.43 WIB, puluhan orang terlihat merangsek masuk ke sebuah rumah warga sambil melempari batu.
Seorang remaja bernama Ahmad Zaki Syarifuddin yang berada di dalam rumah ditarik paksa keluar oleh massa. Korban dikeroyok secara membabi buta hingga mengalami luka parah di sekujur tubuh, termasuk cedera serius di bagian kepala.
Tidak hanya melakukan kekerasan fisik, para pelaku juga menjarah tiga unit telepon genggam milik korban dan rekannya sebelum melarikan diri.
Kapolsek Panceng, AKP Khairul Alam, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
"Informasi awal, korban sedang mengecat rumah bersama teman-temannya. Tiba-tiba mereka diserang sekelompok remaja yang datang menggunakan sepeda motor dari arah selatan," terangnya.
Aksi anarkis yang viral di media sosial ini langsung memicu reaksi keras dari jajaran kepolisian. Kapolres Gresik, AKBP Rovan Richard Mahenu, menegaskan bahwa kasus ini menjadi atensi khusus bagi Polres Gresik untuk segera diungkap.
“Kami memberikan atensi penuh terhadap kasus ini. Petugas masih melakukan penyelidikan mendalam dan pengejaran terhadap para pelaku guna menjaga situasi kamtibmas di wilayah Gresik tetap kondusif,” tegas AKBP Rovan.
Hingga saat ini, pihak kepolisian sedang mengidentifikasi para pelaku melalui rekaman CCTV dan keterangan saksi-saksi di lokasi kejadian. (yud/han)
Editor : Hany Akasah