Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Penuh Berkah : Nisfu Syaban, Malam Diampuninya Dosa dan Dilimpahkan Rizki, Catat Tanggalnya

Hany Akasah • Jumat, 23 Februari 2024 | 21:31 WIB
SUASANA KHIDMAT : Umat Islam di gresik menyambut malam Nisfu Syaban dengan penuh khidmat.
SUASANA KHIDMAT : Umat Islam di gresik menyambut malam Nisfu Syaban dengan penuh khidmat.

RADAR GRESIK - Dalam Kalender Hijriah, Nisfu Syaban adalah malam pertengahan pada bulan Syaban yang merupakan malam istimewa bagi umat Islam, karena diyakini pada malam tersebut, Allah SWT mengampuni dosa seluruh hamba-Nya. Oleh karena itu, dikenal juga dengan sebutan Lailatul Maghfirah atau Malam Pengampunan.

Nisfu Syaban diperingati pada hari ke-15 bulan Syaban tahun 1445 Hijriah, atau jika dikonversikan ke dalam kalender Masehi Tahun 2024, Nisfu Syaban jatuh pada Hari Minggu (25/02) sedangkan Malam Nisfu Syaban yang merupakan waktu yang sangat dinanti umat Islam bertepatan pada Hari sabtu (24/02).

Berikut beberapa keutamaan malam Nisfu Syaban :

1. Malam Diangkatnya Amalan kepada Allah SWT

Malam Nisfu Syaban merupakan waktu diangkatnya amal perbuatan manusia kepada Allah SWT. Catatan amal dari umat manusia tersebut lalu diserahkan oleh Malaikat Raqib dan Atid kepada Allah SWT. Kemudian, pada malam Nisfu Syaban itu pula buku catatan amal masing-masing orang diganti dengan yang baru, sehingga malam Nisfu Syaban juga bisa dimaknai sebagai malam pembuka lembaran baru, untuk menjadi umat yang lebih dari sebelumnya.

Rasulullah SAW menyebutkan,Itulah bulan yang manusia lalai darinya; -ia bulan yang berada- di antara bulan Rajab dan Ramadhan, yaitu bulan yang di sana berisikan berbagai amal, perbuatan diangkat kepada Rabb semesta alam, aku senang amalku diangkat ketika aku sedang berpuasa." (H.R. Imam Nasa'i No. 2356)

2. Diampuninya Dosa-dosa

Dalam sebuah hadits riwayat Ibnu Majah, disebutkan bahwa sahabat Abu Musa Al-Asy'ari RA mendengar Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya Allah pada malam Nisfu Syaban mengawasi seluruh makhluk-Nya dan mengampuni semuanya kecuali orang musyrik dan orang yang pemarah kepada sesama muslimin."

Oleh karena itu, malam Nisfu Syaban Malam Nisfu Syaban merupakan kesempatan bagi umat islam untuk menengadahkan tangan memohon ampunan kepada Allah SWT dan membersihkan diri dari dosa-dosa.

3. Malam Pengabulan Doa

Malam Nisfu Syaban juga menjadi malam pengabulan doa. Hal ini bersandar pada sebuah hadits yang menyebutkan bahwa doa yang dipanjatkan pada malam Nisfu Syaban tidak akan tertolak.

Dari Abu Umamah Al-Bahili ia berkata, Rasulullah SAW bersabda, "Lima malam yang tidak akan ditolak doa di dalamnya: malam pertama bulan Rajab, malam Nisfu Syaban, malam Jumat, malam Idul Fitri, dan malam Idul Adha."

Oleh sebab itu, selain memohon ampunan kepada Allah SWT, umat Islam juga bisa berdoa dan meminta permohonan ataupun pertolongan kepada Allah SWT.

4. Malam Dibukanya 300 Pintu Rahmat dan Ampunan 

Mengutip dari situs resmi Kementerian Agama, malam Nisfu Syaban merupakan malam dibukanya 300 pintu rahmat dan pintu ampunan oleh Allah SWT. Umat muslim juga dianjurkan melakukan ibadah sunnah seperti yang diriwayatkan oleh Rasulullah SAW berikut.

“Apabila malam nisfu syaban (tiba), maka salatlah pada malam harinya dan berpuasalah pada siang harinya. Sesungguhnya Allah turun ke langit bumi pada saat itu ketika matahari terbenam, kemudian Dia berfirman, “Adakah orang yang meminta ampun kepada-Ku? Maka aku akan mengampuninya. Adakah orang yang meminta rezeki? Maka aku akan memberinya rezeki? Adakah orang yang mendapat cobaan? Maka aku akan menyembuhkannya. Adakah yang begini dan adakah yang begini.. hingga terbit fajar” (H.R. Ibnu Majah).

Keutamaan malam Nisfu Syaban menjadikannya malam yang dinantikan oleh umat islam untuk memperbanyak ibadah dan amalan. Berikut beberapa amalan yang dianjurkan di malam Nisfu Syaban antara lain :

Memperbanyak Shalat sunnahShalat sunnah seperti shalat qiyamul lail, shalat hajat, dan shalat tasbih menjadi amalan yang dianjurkan untuk dilakukan pada malam nisfu syaban  

membaca Al-QuranMembaca al-Quran, khususnya surat Yasin sebanyak tiga kali, diyakini membawa ketenangan dan pahala yang berlimpah

Memperbanyak Doamalam Nisfu Syaban menjadi kesempatan untuk memanjatkan doa dan harapan kepada Allah SWT

Bertaubat dan memohon ampunMalam Nisfu Syaban menjadi momen yang tepat untuk bertaubat dan memohon ampun atas segala dosa yang telah dilakukan

Menghidupkan malam dengan Dzikir dan SalawatMembaca dzikir dan salawat nabi juga dianjurkan untuk dilakukan pada malam Nisfu syaban.

Puasa Sunnah

Salah satu amalan yang penting adalah puasa di bulan Syaban yang merupakan salah satu sunah Nabi Muhammad saw. Dalam hadis riwayat Abu Dawud disebutkan: "Rasulullah saw tidak pernah berpuasa sebulan penuh selain di bulan Ramadan, dan beliau tidak pernah lebih banyak berpuasa di bulan lain dibanding bulan Syaban."

Bersedekah

Malam Nisfu Sya'ban juga merupakan waktu yang baik untuk berbuat kebaikan dan bersedekah kepada sesama.

Penting untuk dicatat bahwa meskipun Malam Nisfu Sya'ban memiliki arti penting dalam tradisi Islam, terdapat perbedaan pandangan di kalangan ulama mengenai ritual dan praktik khusus yang terkait dengan malam ini.

Beberapa ulama menganggap ini adalah waktu untuk meningkatkan ketaatan dan mencari pengampunan, sementara yang lain menyarankan untuk tidak melakukan ritual tertentu yang tidak memiliki bukti kuat dari Al-Qur'an dan hadits shahih.

Secara keseluruhan, Malam Nisfu Sya'ban merupakan waktu untuk refleksi spiritual, meningkatkan ibadah, serta memohon ampun dan rahmat kepada Allah SWT. Ini adalah kesempatan bagi umat Islam untuk terlibat dalam tindakan pengabdian dan mendekatkan diri kepada sang pencipta. (Rin/Han)

Editor : Hany Akasah
#ibadah #Islam #Malam #nisfu syaban #umat