RADAR GRESIK – Lembaga Muallaf Center Dewan Masjid Indonesia (eLMC-DMI) Kabupaten Gresik terus menunjukkan komitmennya dalam merangkul dan membina para mualaf di wilayah Kota Pudak.
Memanfaatkan momentum Ramadan 1447 Hijriah, eLMC-DMI menggelar kegiatan pembinaan keimanan sekaligus pemberian bingkisan Lebaran bagi 50 mualaf binaan di Masjid Nurul Jannah PT Petrokimia Gresik, Senin (16/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung khidmat ini tidak hanya menjadi ajang penguatan spiritual melalui materi keislaman, tetapi juga dukungan nyata secara moral dan ekonomi.
Baca Juga: Sebanyak 75 Penarik Becak di Gresik Mendapatkan Sembako Untuk kebutuhan Keluarganya
Selain sesi pembinaan, para mualaf menerima uang pembinaan dan paket bingkisan Lebaran yang diakhiri dengan agenda buka puasa bersama. Acara ini dihadiri oleh Ketua PD DMI Kabupaten Gresik Kiai Zainal Abidin, Ketua eLMC-DMI H. Muhammad Ata Syifa Nugraha (Gus Ata), perwakilan UPZ Baznas PT Petrokimia Gresik, serta para ustaz pendamping.
Dalam sambutannya, Ketua eLMC-DMI, Gus Ata, menekankan pentingnya membuktikan keimanan melalui tindakan nyata atau amal saleh. Ia mengingatkan para mualaf bahwa proses menuju keselamatan dalam Islam selalu mensyaratkan adanya perpaduan antara keyakinan hati dan perbuatan sehari-hari.
“Islam adalah proses menuju keselamatan melalui amal saleh. Di dalam Al-Qur’an, setiap ayat yang menyebut ‘orang-orang yang beriman’ hampir selalu diiringi dengan perintah melakukan amal saleh. Artinya, iman harus dibuktikan melalui perbuatan. Saya berharap para mualaf terus berusaha membuktikan keimanannya melalui ibadah harian, mingguan, hingga tahunan,” ujar Gus Ata memberikan motivasi.
Baca Juga: Dedikasi 18 Tahun Merawat Tradisi, Petambak Ujungpangkah Kembali Tantang Kontes Bandeng Kawak
Lebih lanjut, Gus Ata menjelaskan bahwa eLMC-DMI yang didirikan sejak 15 Januari 2024 ini kini telah membina sedikitnya 122 mualaf di berbagai desa di Kabupaten Gresik.
Menariknya, jangkauan pembinaan lembaga ini telah menyentuh warga mancanegara, termasuk mualaf dari Fujian, China, dan Filipina yang mengikrarkan syahadat melalui lembaga tersebut.
Program yang ditawarkan pun sangat luas, mulai dari belajar membaca Al-Qur’an, bantuan modal usaha, hingga perbaikan rumah bagi mualaf yang membutuhkan.
Baca Juga: Wujud Kepedulian Sesama, PGRI Gresik Salurkan Bantuan Rp 75 Juta untuk Korban Bencana di Situbondo
Senada dengan hal tersebut, Ketua PD DMI Gresik, Kiai Zainal Abidin, menegaskan bahwa kepedulian eLMC-DMI juga mencakup aspek legalitas dan administrasi kependudukan. Ia menjamin bahwa pihaknya siap mengawal para mualaf yang mengalami kendala dalam memperbarui dokumen seperti KTP, KK, maupun akta kelahiran setelah memeluk Islam.
“Jika ada mualaf yang mengalami kesulitan mengurus administrasi seperti KTP, KK, akta kelahiran, atau dokumen lainnya, eLMC-DMI siap membantu hingga tuntas. Kami juga mengajak masjid-masjid di Gresik untuk bersinergi dengan kami jika ada warga yang ingin mengikrarkan diri memeluk Islam,” tegas Kiai Zainal Abidin.
Kegiatan ini semakin berkesan dengan adanya sesi testimoni dari para mualaf, salah satunya Liem Edi Cahyono asal Menganti. Ia mengaku merasakan perubahan signifikan dalam kualitas hidupnya setelah mendapatkan pembinaan rutin dari eLMC-DMI.
Baca Juga: Khidmat Malam Selawe, Gus Yani Ajak Masyarakat Iktikaf Jemput Lailatul Qadar di Sunan Giri
“Sejak memeluk agama Islam melalui eLMC-DMI, hati saya merasa lebih tenang dan hidup lebih bahagia bersama keluarga. Alhamdulillah sekarang saya semakin rajin beribadah,” ungkap Liem Edi Cahyono dengan penuh syukur.
Acara ditutup dengan apresiasi kepada UPZ Baznas PT Petrokimia Gresik dan Takmir Masjid Nurul Jannah atas dukungannya, sembari berharap langkah ini dapat membuat para mualaf menyambut hari raya Idul Fitri dengan penuh kebahagiaan dan kemantapan hati. (han)
Editor : Hany Akasah