RADAR GRESIK - Musim kemarau telah tiba. Banyak petani di Gresik mulai mengeluh karena lahan pertanian mereka mengering. Jika terus menerus bisa menyebabkan gagal panen.
Tak membiarkan kekeringan melanda pertanian, Sertu Untung Babinsa Koramil 0817/10 Benjeng bersama PPL (Penyuluh Pertanian Lapangan) melaksanakan pemasangan pompa air pemanfaatan untuk mengairi lahan pertanian di Desa Bulurejo, Kecamatan Benjeng.
Program pompanisasi terus digalakkan di wilayah khususnya di lahan persawahan tadah hujan. Program ini dirancang untuk meningkatkan indeks pertanaman (IP) yang selama ini berpotensi besar.
Babinsa Sertu Untung mengatakan, Babinsa bersama dengan instansi terkait, turun langsung ke lapangan melaksanakan program pompanisasi untuk wujudkan ketahanan pangan dengan peningkatan hasil produksi pertanian.
“Program pompanisasi Ini merupakan solusi bagi petani, yang awalnya berpotensi gagal panen karena kendala kurangnya pengairan, dengan adanya program pompanisasi menjadi solusi lahan sawah milik petani tidak akan kekeringan,” jelasnya.
Harapannya program itu bisa sukses sehingga dapat meningkatkan hasil pertanian dan juga kesejahteraan masyarakat dan mendapat dukungan dari segala pihak.
Sementara itu, Koordinator Dinas Pertanian Kecamatan Benjeng Sriyono berharap program pipanisasi dilakukan agar petani dapat meningkatkan hasil produksi pertanian.
“Kami akan terus bersinergi bersama Babinsa maupun masyarakat petani untuk wujudkan swasembada pangan di wilayah khususnya di Kecamatan Benjeng,” pungkasnya. (*/han)
Editor : Hany Akasah