Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Dorong Program Pemberdayaan Berkelanjutan, DPRD Gresik Apresiasi Penyaluran Bansos Nelayan Ujungpangkah

Fajar Yuliyanto • Kamis, 12 Maret 2026 | 17:42 WIB

BANSOS: Anggota Komisi II DPRD Gresik, Muhammad Kurdi, memberikan apresiasi kepada Pemkab Gresik atas penyaluran bansos kepada nelayan di Ujungpangkah, Gresik.
BANSOS: Anggota Komisi II DPRD Gresik, Muhammad Kurdi, memberikan apresiasi kepada Pemkab Gresik atas penyaluran bansos kepada nelayan di Ujungpangkah, Gresik.

RADAR GRESIK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik secara resmi menyalurkan bantuan sosial kepada para nelayan di wilayah Ujungpangkah melalui kegiatan bertajuk Bhakti Peduli Nelayan Berdaulat.

Acara yang dirangkai dengan Safari Ramadan di kantor Kecamatan Ujungpangkah ini mendapat sambutan positif dari legislatif.

Anggota Komisi II DPRD Gresik, Muhammad Kurdi, yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasinya atas langkah nyata Pemkab Gresik.

Menurut pria yang akrab disapa Gus Kurdi ini, bantuan tersebut merupakan solusi yang telah lama dinantikan oleh masyarakat pesisir, terutama mereka yang terdampak oleh musim baratan.

Selama musim tersebut, cuaca ekstrem dan gelombang tinggi memaksa banyak nelayan untuk menyandarkan perahu mereka dan berhenti melaut, yang berdampak langsung pada penghasilan keluarga.

“Saya berterima kasih dan menyambut baik akhirnya Pemkab merealisasikan penyaluran bansos untuk nelayan yang terkena dampak musim baratan ini. Karena ini memang sudah ditunggu-tunggu oleh para nelayan yang selama ini tidak bisa pergi melaut akibat cuaca ekstrem,” ujar Gus Kurdi, Kamis (12/3).

Meski mengapresiasi bantuan tunai yang diberikan, politisi dari Fraksi Partai Gerindra ini menekankan bahwa bansos saja tidak cukup untuk menyelesaikan persoalan tahunan yang dihadapi nelayan.

Ia mendorong pemerintah daerah untuk mulai merancang program pemberdayaan yang lebih sustainable atau berkelanjutan.

Gus Kurdi berpendapat bahwa nelayan membutuhkan alternatif usaha agar tetap memiliki pemasukan saat alam tidak bersahabat. Beberapa solusi yang ia tawarkan meliputi pengembangan budidaya perikanan darat hingga pengolahan hasil laut.

“Untuk mengatasi dampak musim baratan di tahun-tahun mendatang, selain bansos pemerintah daerah hendaknya juga menyiapkan program pemberdayaan yang lebih sustainable bagi nelayan yang terdampak,” tegasnya.

Ia mencontohkan beberapa sektor potensial seperti budidaya ikan air tawar, budidaya rumput laut, hingga penguatan sektor pengolahan ikan yang memiliki nilai tambah ekonomi tinggi di pasar.

Dengan adanya diversifikasi mata pencaharian, ketergantungan nelayan pada kondisi cuaca saat melaut dapat sedikit teratasi.

“Pemerintah juga perlu menggalakkan usaha pengolahan ikan yang memiliki nilai tambah ekonomis tinggi dan diminati pasar. Sehingga saat musim baratan, para nelayan tetap memiliki usaha sampingan yang bernilai ekonomi,” pungkasnya. (jar/han) 

Editor : Hany Akasah
#ujungpangkah #Pemkab #gresik #nelayan #dprd #Bansos