Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Pasar Murah Diserbu Warga Gresik, Khofifah Turun Langsung Atasi Harga Sembako

Yudhi Dwi Anggoro • Sabtu, 6 September 2025 | 02:07 WIB
PASAR MURAH : Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa hadir langsung saat Pemprov Jatim gelar pasar murah di Desa Petiken, Kecamatan Driyorejo, Gresik.
PASAR MURAH : Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa hadir langsung saat Pemprov Jatim gelar pasar murah di Desa Petiken, Kecamatan Driyorejo, Gresik.

RADAR GRESIK - Pemerintah Provinsi Jawa Timur, yang dipimpin oleh Gubernur Khofifah Indar Parawansa, menggelar Pasar Murah di halaman Masjid Raya Kota Baru Driyorejo, Desa Petiken, Kecamatan Driyorejo, Gresik, pada Jumat (5/9).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pengendalian inflasi dan menjaga ketahanan pangan di wilayah Jawa Timur.

Kehadiran Gubernur Khofifah disambut antusias oleh ratusan warga, khususnya ibu-ibu, yang langsung menyerbu lokasi pasar murah. Mereka semakin bersemangat saat Khofifah secara langsung membagikan beras SPHP dan telur ayam secara gratis, terutama bagi para lansia.

Meskipun demikian, warga tetap berbelanja sembako lainnya yang dijual dengan harga di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET), seperti beras premium, beras medium, minyak goreng, tepung terigu, serta bawang merah dan bawang putih.

Gubernur Khofifah menjelaskan bahwa pasar murah ini diselenggarakan untuk memastikan masyarakat dapat memperoleh sembako dengan harga terjangkau.

"Stok beras SPHP melimpah, tetapi pendistribusiannya kurang. Jadi kami ikut proaktif turun langsung ke masyarakat menggelar Pasar Murah," ungkapnya.

Menurut Khofifah, kegiatan ini adalah langkah efektif untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di tengah inflasi harga bahan pokok. Ia juga berharap dapat kembali menggelar kegiatan serupa di bulan berikutnya, melihat antusiasme yang luar biasa dari warga Driyorejo.

Salah satu warga, Zainatun Kaimah (62), asal Desa Petiken, mengaku sangat terbantu dengan adanya pasar murah ini.

"Tadi sempat dapat beras gratis, tapi saya tetap beli lagi karena butuh. Harga di sini lebih murah dari pasaran. Ini buat usaha warung dan kebutuhan makan sehari-hari," ujarnya.

Ia juga bersyukur bisa mendapatkan beras dengan harga terjangkau setelah sebelumnya membeli dengan harga normal untuk kebutuhan anaknya yang di pondok. (yud/han) 

Editor : Hany Akasah
#PASAR MURAH #Petiken #kHOFIFAH #gresik #Bulog #Driyorejo #Beras sphp #Inflasi #Gubernur