Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Wujudkan Impian Pendidikan, Pemkab Gresik Resmikan Sekolah Rakyat Gratis dan Berasrama

Fajar Yuliyanto • Selasa, 5 Agustus 2025 | 16:08 WIB
RESMIKAN – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Wakil Bupati dr. Asluchul Alif saat meresmikan Sekolah Rakyat Gresik di Desa Mriyunan, Sidayu.
RESMIKAN – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Wakil Bupati dr. Asluchul Alif saat meresmikan Sekolah Rakyat Gresik di Desa Mriyunan, Sidayu.

RADAR GRESIK– Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meresmikan Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 37 Kabupaten Gresik, Senin (4/8/2025), di Jalan Kanjeng Sepuh, Desa Mriyunan, Kecamatan Sidayu. Sekolah ini menjadi bentuk nyata implementasi program nasional unggulan Presiden Prabowo Subianto dalam membangun akses pendidikan berkualitas bagi keluarga kurang mampu.

SRMA 37 Gresik hadir sebagai sekolah berasrama gratis bagi 75 siswa-siswi dari keluarga miskin ekstrem, kategori desil satu, yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Gresik. Mereka mendapatkan fasilitas lengkap mulai dari seragam, asrama, makan tiga kali sehari, hingga laboratorium pendidikan modern.

“Pemkab Gresik menjawab program Bapak Presiden Prabowo dengan menghadirkan Sekolah Rakyat. Ini adalah sistem pendidikan inklusif yang memuliakan keluarga kurang mampu melalui akses pendidikan berkualitas,” ujar Bupati Gresik yang akrab disapa Gus Yani.

Gus Yani menegaskan, hadirnya sekolah ini mematahkan anggapan bahwa keluarga kurang mampu tak bisa menjangkau pendidikan berkualitas. Dalam waktu hanya enam bulan, Pemkab Gresik berhasil mengubah UPT SMP Negeri 30 menjadi SRMA 37 melalui kolaborasi lintas instansi, seperti Dinas Pendidikan, Dinsos, dan CKPKP.

“Kami targetkan dalam tiga tahun ke depan, lulusan sekolah rakyat ini bisa kuliah di perguruan tinggi terbaik, baik nasional maupun internasional,” tambahnya.

Sebagai langkah lanjutan, Pemkab Gresik juga akan melanjutkan studi tiru ke sejumlah sekolah berasrama unggulan lainnya, seperti Taruna Nusantara dan Progresif Bumi Shalawat, setelah sebelumnya mencontoh model CT Arsa Foundation di Sukoharjo, Jawa Tengah.

“Ini bukti keseriusan kami membangun sistem pendidikan yang bisa memutus rantai kemiskinan. Pemerintah hadir untuk memberi kesempatan yang sama bagi semua,” tegas Gus Yani.

Momen haru turut mewarnai peresmian. Ariani Susanti, wali murid asal Kepuhklagen, Wringinanom, tak kuasa menahan tangis saat mengantar putrinya masuk SRMA 37. Ia dan suaminya, penjual buah potong, merasa bersyukur anaknya bisa bersekolah gratis dengan kualitas terbaik.

“Awalnya kami tidak tahu ada program ini, tapi didampingi petugas. Kami keluarga non-Muslim dari desil 1. Saya hanya ingin anak saya bisa sukses. Terima kasih telah memberi kami harapan,” ucap Ariani penuh haru. (jar/han)

Editor : Hany Akasah
#Sekolah Rakyat #berita #gresik #gus yani #BUPATI #SIDAYU #dokter alif