Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

DPRD Gresik Soroti URC DPUTR Sering Aspal Jalan Ratusan Meter Tanpa Lelang

Fahtia Ainur Rofiq • Jumat, 17 Januari 2025 | 23:33 WIB
BIKIN MACET: Proses perbaikan Jalan Morowudi-Benjeng yang dilakukan pada sore hari membuat kondisi jalan macet parah.
BIKIN MACET: Proses perbaikan Jalan Morowudi-Benjeng yang dilakukan pada sore hari membuat kondisi jalan macet parah.

RADAR GRESIK - Pekerjaaan pengaspalan jalan yang sering dilakukan unit reaksi cepat (URC) mendapat sorotan dari Komisi III DPRD Gresik. Dewan menilai, seharusnya URC fokus melakukan tambal sulam seluruh jalan rusak. Sehingga bisa menjangkau seluruh wilayah.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Gresik Abdullah Hamdi mengatakan kalau fokus perbaikan dilakukan dengan tambal sulam maka bisa menjangkau seluruh kerusakan jalan di Kabupaten Gresik.

"Dari pantauan kami URC ini malah seperti melakukan peningkatan jalan. Karena dilakukan secara menyeluruh dan lumayan panjang," ujarnya.

Misalnya, pengaspalan Jalan Morowudi-Benjeng yang mencapai 500 meter. Ternyata dilakukan URC tanpa melalui lelang. 

“Dengan panjang segitu, kenapa tidak dilelang. Harusnya URC untuk tambal sulam saja agar seluruh jalan rusak bisa diperbaiki,” ujar Wakil Ketua Komisi III DPRD Gresik Abdullah Hamdi.

Menurut dia, selama musim hujan banyak sekali keluhan dari masyarakat terkait jalan rusak. Misalnya ruas Boboh - Benowo, Menganti - Lakarsantri. Balongpanggang - Dawar. 

“Di sini kerusakan kecil-kecil. Ada lubang, harusnya ditambal sulam dengan URC tapi belum dikerjakan,” tandasnya.

Ke depan ini harus dievaluasi. Harus ada spesifikasi yang jelas untuk pekerjaan yang dilakukan URC. Jangan sampai perbaikan hanya difokuskan di satu titik sedangkan yang lainnya dibiarkan rusak.

"Nanti belum sampai akhir tahun anggarannya habis kalau perbaikan sementaranya dilakukan seperti itu. Padahal jalan rusak masih banyak," pungkasnya.

Menanggapi hal ini, Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik Eddy Pancoro saat dikonfirmasi wartawan mengatakan hamparan aspal seperti di Jalan Proklamasi bisa dilakukan URC. Sebab DPUTR hanya membeli material lewat e-catalog. 

“Kalau gelaran panjang gitu berarti analisanya karena kerusakan jalan sudah mengalami butiran lepas,” terangnya.

Sehingga, penanganan harus dilakukan pelapisan ulang. Ini untuk mengantisipasi air hujan tidak masuk dan meresap ke bawah. “Kalau dibiarkan, biaya pemeliharaannya nanti akan semakin besar,” pungkasnya. (rof)

Editor : Fahtia Ainur Rofiq
#Komisi III #URC #gresik #DPUTR #aspal #dprd