RADAR GRESIK - DPRD Gresik terus melanjutkan pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati Gresik 2023. Sejumlah rekomendasi mulai disusun masing-masing komisi. Salah satunya Komisi III yang menyoroti minimnya anggaran Bidang Sumberdaya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Gresik.
Anggota Komisi III DPRD Gresik Abdullah Hamdi mengatakan selama ini anggaran Dinas PU paling besar ada di Bidang Bina Marga.
"Sedangkan Bidang SDA sangat kecil. Hanya sekitar 10 persennya saja dari Bina Marga," ujarnya.
Pihaknya menilai kondisi ini membuat proses penanganan banjir di sekitar Kali Lamong menjadi terabaikan.
"Harusnya ada perimbangan anggaran. Minimal Bidang SDA jangan terlalu kecil," kata dia.
Menurut dia, banjir yang menggenangani sejumlah wilayah di sekitar Sungai Kali Lamong beberapa bulan lalu menjadi bukti kurangnya penanganan.
"Bukan hanya Kali Lamongnya. Tapi anak sungai Kali Lamong yang menjadi kewenangan Pemkab Gresik harus benar-benar dinormalisasi," ungkapnya.
Ia mencontogkan pada anggaran tahun 2024, anggaran Bidang Bina Marga mencapai Rp 300 miliar.
"Sedangkan Bidang SDA hanya dikisaran Rp 30 miliar. Sangat timpang, padahal masalah banjir menjadi salah satu prioritas," tandasnya. (rof)
Editor : Fahtia Ainur Rofiq