RADAR GRESIK - Pemerintah Kecamatan Benjeng menggelar musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) untuk tahun anggaran 2025. Kegiatan tersebut melibatkan dua anggota DPRD Gresik. Yakni, Ahmad Kusriyanto Pujiantoro dan Abdullah Munir.
Dalam kegiatan musrenbang tersebut, Achmad Kusriyanto Pujiantoro mengatakan dalam menyusun program harus matang dan memperhatikan apa yang menjadi rencana prioritas dan super prioritas. Selain itu, juga harus ada keselarasan program baik dengan daerah maupun pusat.
“Kami mendorong agar desa memiliki cetak biru pembangunan sebagai landasan dalam menentukan tujuan dan sasaran. Desa harus bisa memaksimalkan pembangunan, termasuk peta mana yang bisa didanai oleh pendapatan asli desa (PAD) dan mana yang bisa didanai APBD atau APBN, baik melalui Pokir Dewan maupun atas donw lainnya,” ujar Achmad Kusriyanto Pujiantoro.
Hal senada disampaikan Abdullah Munir. Menurut dia, dalam musrenbang harus melibatkan semua elemen masyarakat desa. Sehingga, apa yang menjadi skala prioritas benar-benar mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
“Kami berharap agar apa yang menjadi rumusan program harus disesuaikan dengan rambu-rambu yang menjadi Skala perioritas pemerintah di atasnya, agar bisa sinkron dan terdanai,” ungkap Abdullah Munir.
Kegiatan tersebut selain dihadiri, dua anggota DPRD Gresik juga dihadiri Camat Siti Sulichah, Kapolsek AKP Alimin dan Perwakilan Danramil. Selain itu juga hadir 15 Kades dan undangan lainnya, serta tim dari Kabupaten Gresik. (rof)
Editor : Fahtia Ainur Rofiq