RADAR GRESIK-- Pembahasan Rancangan APBD (R-APBD) 2024 memasuki tahap akhir pembahasan. Kemarin, masing-masing fraksi di DPRD Gresik menyampaikan Pendapat Akhirnya (PA) terhadap R-APBD 2024. Minimnya pendapatan masih menjadi sorotan.
Juru Bicara Fraksi Golkar Asroin Widyana mengatakan ada sejumlah catatan terkait pendapatan. Pertama, utuk OPD penghasil agar sungguh – sungguh dalam mencapai target, dan jika dimungkinkan melampaui dari yang ditargetkan.
Misal, retribusi parkir di tepi jalan umum targetnya masih rendah dibandingkan dengan potensinya. Hasil kajian UGM pendapatan Rp 2,2 miliar dari 10 ruas saja. Padahal jumlah ruas jalan yang jadi obyek parkir di Tepi Jalan Umum ada 115 titik di Kabupaten Gresik yang bisa dimaksimalkan.
"Terkait permasalahan di lapangan yakni karcis minim digunakan oleh juru parkir, perlu efisiensi Sumber Daya Manusia (SDM) di tiap titik parkir. Hal ini juga antisipasi pengutipan oleh juru parkir. Skema kerjasama antara Dishub dengan pengelola parkir perlu dikaji ulang, sistem lelang dengan pihak ketiga perlu dipertimbangkan," ujarnya.
Kemudian, Pendapatan Asli Daerah (PAD) baik dari hasil pajak maupun dari retribusi daerah harus dimaksimalkan. "Hal ini sebagai tolak ukur kinerja OPD penghasil dalam menggali potensi pendapatan dari daerah sendiri," ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Fraksi Gerindra Lutfi Dhawam mengatakan setelah meneliti dan mengkaji hasik finaslisasi Tim Anggaran dan Badan Anggaran, pihaknya menilai banyak potensi pendapatan yang bisa digali.
Berdasarkan paparan yang dilakukan Tim Ahli dari Universitas Gajah Mada dan
Universitas Airlangga menjadi spirit baru bagi pemerintah untuk menaikkan Pendapatan.
"Fraksi Gerindra berharap kinerja OPD harus Serius dalam Bekerja. Karena hal ini menyangkut kebutuhan orang banyak," pungkas dia.
Terpisah, Wakil Ketua DPRD Gresik Nur Saidah mengatakan saat ini pembahasan masih belum final. Setelah penyampaian PA Fraksi, akan dilanjutkan dengan finalisasi.
"Baru setelah itu akan dilakukan paripurna pengambilan keputusan," pungkas dia. (adv/rof)
Editor : Hany Akasah