GRESIK -- Bagian Layanan Pengadaan Barang dan Jasa (BLPBJ) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik terus mensosialisasikan penggunaan e-katalog lokal kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Hingga September lalu, transaksi e-katalog lokal di Gresik mencapai Rp 117 miliar.
Kepala BLPBJ Pemkab Gresik Tri Joko Efendi mengatakan pelaksanaan e-Katalog di Gresik sudah cukup baik. Seluruh OPD sudah menggunakan. Meskipun belum bisa mencakup seluruh program.
Baca Juga: Pangkas Waktu Tunggu Sandar Kapal, Trafik Kapal di Terminal Teluk Lamong Naik Tajam
"Sudah cukup bagus. Kami akan terus sosialisasikan agar bisa meningkat," kata dia.
Ia menjelaskan, sampai September total transaksinya sudah Rp 117 miliar. Jumlah ini naik dibandingkan tahun 2022 lalu yang hanya Rp 76 miliar transaksinya. "Jadi total transaksi sejak e-katalog berlaku efektif di 2022 hingga tahun ini mencapai Rp 192 miliar," ujarnya.
Baca Juga: Baliho Caleg Bahayakan Pengguna Jalan, Satpol PP dan Bawaslu Gresik Saling Lempar Kewenangan
Dikatakan, saat ini e-katalog lokal Gresik telah menayangkan 23.035 produk. Dengan rincian tahun lalu 7.725 produk dan tahun ini 15.350 produk. Dengan 1.186 penyedia. "Untuk jumlah penyedia tahun lalu sebanyak 542 dan tahun 2023 sebanyak 647," ungkapnya.
Ia menambahkan, pada tahun anggaran 2023 ini pihaknya akan berupaya meningkatkan jumlah transaksi e-katalog lokal. Serta terus mengajak pelaku usaha untuk ikut mendaftarkan produknya di e-katalog lokal. "Pasti kami tingkatkan. Kami terus berkoordinasi dengan OPD agar programnya bisa dibelanjakan melalui e-katalog lokal," imbuhnya. (rof)
Editor : Hany Akasah