“Semua data ganda itu telah kami selesaikan secara administrasi supaya tidak muncul lagi,” ujar Kadipendukcapil Gresik, Harry Syawaluddin, Rabu, (16/05).
Selain menyelesaikan data ganda penduduk di tiga desa itu lanjut dia, pihaknya juga melayani pembuatan e-KTP dan akte kelahiran secara gratis.
“Ada sekitar 180 warga di tiga desa itu kami layani untuk pembuatan e-KTP maupun akte kelahiran,” kata Harry.
Baca Juga : Rintis Pulau Pendidikan Bawean, Dispendik Gagas Kampung Inggris
Sementara itu, Wabup Gresik Aminatun Habibah mengatakan, permasalahan penyelesaian data ganda, dan anomali menjadi sasaran utama di Pulau Bawean. “Penyelesaian data itu merupakan isu yang sangat penting untuk masa depan warga Gresik. Begitu data telah selesai di update, maka warga dapat terhindar dari resiko penyalahgunaan data diri,” ungkapnya.
Wakil bupati perempuan pertama di Gresik itu menambahkan, keberadaan dirinya Pulau Bawean memberikan pelayanan terkait data. Mulai KTP, akta kelahiran, akta kematian, dan lainnya.
“Sekarang warga Pulau Bawean tidak harus pergi ke kantor Dispendukcapil untuk mengurus data mereka. Cukup melalui desa atau kecamatan. Permasalahan kependudukan dapat diselesaikan,” imbuhnya. (fir/han) Editor : Hany Akasah