"Warga Gresik yang merantau ke luar negeri cukup banyak. Kami minta pemerintah ikut mengawal dan memberikan perlindungan," ujar Qodir.
Menurut dia, selama bekerja di luar negeri pekerja migran banyak mengalami persoalan. Baik legalitas maupun permasalahan hukum. "Pemkab Gresik juga harus ikut membantu. Tidak hanya menjadi kewajiban pemerintah pusat saja," terangnya.
Pihaknya mendorong agar hal tersebut menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Gresik. Dengan memberikan wadah dalam aktifitas sosial yang konsen terhadap pekerja migran Indonesia asal Kabupaten Gresik. "Kami juga mengajak untuk para PMI agar terdaftar di Disnaker Gresik agar mudah mengakses data para Migran daerah di luar negeri," imbuhnya.
Baca juga : Dewan Benahi Pengelolaan Siaran Radio Suara Gresik
Selain itu, pihaknya mengapresiasi adanya paguyuban pekerja migran seperti ini. Dengan adanya paguyuban bisa memudahkan pemerintah untuk melakukan pemantauan. "Jadi kalau ada masalah jangan segan untuk menyampaikan agar bisa dibantu pemerintah," katanya. (rof/han) Editor : Hany Akasah