Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Diwaduli Pekerja Migran, DPRD Desak Pemkab Gresik Beri Perlindungan

Hany Akasah • Senin, 16 Mei 2022 | 12:00 WIB
SARASEHAN: Wabup Aminatun Habibah saat memberikan arahan kepada formatur kepengurusan baru PMI Gresik.  (Dok/Radar Gresik)
SARASEHAN: Wabup Aminatun Habibah saat memberikan arahan kepada formatur kepengurusan baru PMI Gresik. (Dok/Radar Gresik)
GRESIK - Ketua DPRD Gresik Abdul Qodir mendesak pemerintah agar turun tangan memberikan perlindungan kepada Pekerja Migran Indonesia (PMI) di luar negeri. Hal itu disampaikan orang nomor satu di parlemen Gresik ini saat menerima Paguyuban Warga Gresik di Malaysia (PWGM).

"Warga Gresik yang merantau ke luar negeri cukup banyak. Kami minta pemerintah ikut mengawal dan memberikan perlindungan," ujar Qodir.

Menurut dia, selama bekerja di luar negeri pekerja migran banyak mengalami persoalan. Baik legalitas maupun permasalahan hukum. "Pemkab Gresik juga harus ikut membantu. Tidak hanya menjadi kewajiban pemerintah pusat saja," terangnya.



Pihaknya mendorong agar hal tersebut menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Gresik. Dengan memberikan wadah dalam aktifitas sosial yang konsen terhadap pekerja migran Indonesia asal Kabupaten Gresik.  "Kami juga mengajak untuk para PMI agar terdaftar di Disnaker Gresik agar mudah mengakses data para Migran daerah di luar negeri," imbuhnya.

Baca juga : Dewan Benahi Pengelolaan Siaran Radio Suara Gresik

Selain itu, pihaknya mengapresiasi adanya paguyuban pekerja migran seperti ini. Dengan adanya paguyuban bisa memudahkan pemerintah untuk melakukan pemantauan. "Jadi kalau ada masalah jangan segan untuk menyampaikan agar bisa dibantu pemerintah," katanya. (rof/han) Editor : Hany Akasah
#pemkab gresik #paguyuban pekerja migran #pekerja migran Indonesia #DPRD GRESIK