Pengurus Muda PKB Gresik Dikukuhkan, Target 16 Kursi Pemilu Mendatang

Fajar Yuliyanto • Dipublikasikan Selasa, 3 November 2026 | 13:33 WIB
DIKUKUHKAN : Ketua DPC PKB Kabupaten Gresik M. Syahrul Munir bersama jajaran pengurus DPC dan DPAC PKB Gresik periode 2026–2031. (Foto : Fajar/Radar Gresik)
DIKUKUHKAN : Ketua DPC PKB Kabupaten Gresik M. Syahrul Munir bersama jajaran pengurus DPC dan DPAC PKB Gresik periode 2026–2031. (Foto : Fajar/Radar Gresik)

RADAR GRESIK – DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Gresik resmi memanaskan mesin politiknya guna menyongsong kontestasi Pemilu 2029. Partai berlogo bola dunia tersebut memasang target ambisius yakni mendongkrak raihan kursi di DPRD Kabupaten Gresik menjadi 16 kursi.

Penetapan target tersebut disampaikan usai pengukuhan resmi kepengurusan DPC dan DPAC PKB Gresik periode 2026–2031 yang berlangsung khidmat pada Minggu (1/11/2026) malam.

Usai dilantik, struktur jajaran pengurus baru langsung dihadapkan pada agenda penguatan konsolidasi internal, perluasan basis konstituen, serta penyusunan peta jalan pemenangan elektoral.

Baca Juga: Kawal Perda Nomor 1 Tahun 2024, Fraksi PKB DPRD Gresik Gelar Dialog Publik Fasilitasi Pesantren

Ketua DPC PKB Kabupaten Gresik, M. Syahrul Munir, menegaskan bahwa momen pengukuhan ini menjadi titik mula pelaksanaan seluruh agenda prioritas yang disepakati dalam Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab).

Syahrul menjelaskan, sebelum pengukuhan dilakukan, para pengurus terlebih dahulu mengikuti pembekalan orientasi politik dari Lembaga Kaderisasi DPW PKB Jawa Timur yang dilanjutkan dengan persidangan Muskercab guna merumuskan garis kebijakan partai.

"Pengukuhan ini menjadi pintu awal bagi seluruh jajaran pengurus DPC maupun DPAC untuk mengeksekusi program kerja. Sejumlah agenda strategis dan program unggulan sudah kami matangkan dalam Muskercab untuk segera direalisasikan," ujar Syahrul. 

Baca Juga: PKB Gresik Perkuat Silaturahmi Lewat Kompetisi Mini Soccer Bersama A’wan PBNU

Ia menambahkan, perumusan target politik PKB Gresik mencakup penguatan basis di sektor legislatif maupun kesiapan menghadapi kontestasi eksekutif Pilkada mendatang.

"Target legislatif maupun eksekutif sudah dipetakan secara detail. Hasil Muskercab ini menjadi pijakan dasar bagi seluruh kader untuk bergerak merangkul masyarakat," tambahnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Dewan Tanfidz DPW PKB Jawa Timur, Thoriqul Haq, menegaskan bahwa target 16 kursi yang dibebankan kepada PKB Gresik bukan sekadar angka nominal, melainkan indikator utama evaluasi kinerja kepengurusan selama lima tahun ke depan.

Baca Juga: Target Pendapatan Turun dan BTT Membengkak, Fraksi Gerindra dan PKB Soroti P-APBD Gresik 2026

Ia menilai komposisi pengurus PKB Gresik yang kini didominasi wajah-wajah muda dengan latar belakang beragam profesi menjadi modal sosial yang sangat potensial.

"DPW PKB Jawa Timur menargetkan DPC PKB Gresik meraih 16 kursi. Target ini menjadi tolok ukur acuan program kerja sekaligus materi evaluasi berkala yang dilaporkan ke DPW," tegas Thoriqul Haq.

Mantan Bupati Lumajang tersebut menilai Kabupaten Gresik merupakan salah satu daerah penyangga utama yang menjadi prototipe keberlanjutan kemenangan PKB di Jawa Timur.

Baca Juga: Cegah Penyakit Menular, Rutan Gresik Gandeng Puskesmas Cerme dan PKBI Jatim Skrining Warga Binaan

"PKB Gresik ini adalah prototipe kemenangan yang terus bertumbuh. Fondasi politiknya sudah sangat kokoh. Namun, pengurus baru harus membuktikan bahwa kemenangan tak cuma soal jumlah kursi, tetapi bagaimana keberadaan partai dirasakan kemanfaatannya oleh publik," paparnya.

Dukungan dan arahan senada disampaikan Wakil Ketua Umum DPP PKB, Jazilul Fawaid. Anggota DPR RI ini menginstruksikan kepengurusan muda PKB Gresik agar responsif terhadap dinamika serta kebutuhan generasi milenial dan Gen Z.

Menurut Jazilul, struktur partai yang diisi anak muda harus melahirkan program konkret yang menyentuh sektor pengembangan kapasitas, ekosistem digital, hingga kewirausahaan.

Baca Juga: Optimalkan Peran Fraksi, DPC PKB Gresik Buka Rumah Aspirasi Setiap Hari Jumat

"Pengurus muda harus paham bahasa dan kebutuhan generasi muda Gresik. Anak muda sekarang tumbuh di era digital. Mereka butuh ruang aktualisasi, pendampingan usaha, serta wadah inovasi," kata Jazilul Fawaid.

Ia membeberkan tiga pilar utama yang wajib dijalankan pengurus baru, yakni penguatan kaderisasi berkelanjutan, kehadiran aktif di tengah warga melalui aksi sosial, serta pendampingan langsung terhadap problem kemasyarakatan.

"Kader PKB harus hadir memberi solusi riil, baik bantuan hukum, pendampingan ekonomi, maupun pemberdayaan UMKM warga. Kehadiran PKB harus benar-benar memberi dampak nyata," pungkasnya. (jar/han) 

Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Gresik
Syahrul Munir gresik pemilu PKB kursi