PKB Gresik Perkuat Silaturahmi Lewat Kompetisi Mini Soccer Bersama A’wan PBNU

RADAR GRESIK – Memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2026, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Gresik menggelar perhelatan olahraga dalam rangka mempererat tali silaturahmi.
Bertajuk Trofeo Mini Soccer Hari Santri Nasional Gresik 2026 bersama A’wan PBNU, ajang ini mempertemukan pengurus partai, komunitas sepak bola, hingga jajaran pengasuh pesantren.
Turnamen persahabatan tersebut diikuti oleh empat tim, yakni DPC PKB Gresik, Denanyar Old Boys, Gus Gresik United (GGU) Gresik, dan GGU Langitan yang melangsungkan pertandingan di Lapangan Arena Akbar Icon Mall, Gresik.
Baca Juga: BPPKAD Gresik Buka Layanan Pajak Jemput Bola di HSN 2026, Urusan PBB Hingga SPPT Tuntas di Tempat
Ketua DPC PKB Kabupaten Gresik, Muhammad Syahrul Munir, menyampaikan bahwa ajang olahraga ini dirancang sebagai wadah memperkuat rasa kebersamaan antar-elemen masyarakat dan jaringan pesantren secara informal dan guyub.
“Silaturahmi kami kemas melalui pertandingan mini soccer. Ada empat tim yang bertanding meramaikan Hari Santri, yakni DPC PKB Gresik, Denanyar Old Boys, Gus Gresik United Gresik, dan GGU Langitan,” ujar Syahrul yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Gresik.
Syahrul menambahkan, semangat kebersamaan tidak berhenti di lapangan hijau semata. Usai pertandingan, seluruh rombongan langsung bergeser menuju Kantor DPC PKB Gresik untuk melangsungkan diskusi santai.
Baca Juga: Pastikan Keamanan Angkutan Wisata, Satlantas Polres Gresik dan Polda Jatim Gelar Rampcheck Bus
Perwakilan Denanyar Old Boys, GGU Langitan, dan Asparagus saling bertukar pikiran mengenai tantangan serta strategi penguatan pendidikan di lingkungan pesantren dan madrasah.
“Usai laga di lapangan, kegiatan kami lanjutkan dengan diskusi dan sarasehan santai di Kantor DPC PKB Gresik,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua Fraksi PKB DPRD Gresik, Imron Rosyadi, menegaskan bahwa nilai-nilai kepesantrenan merupakan roh utama gerakan politik PKB. Oleh karena itu, momen HSN 2026 menjadi pengingat bagi seluruh legislator PKB untuk konsisten mengawal regulasi daerah yang berpihak pada kesejahteraan santri dan pondok pesantren.
Baca Juga: Perkuat Penetrasi Pasar di Kota Industri, Haka Auto Dekatkan Teknologi BYD via Community Talk
“Santri dan pesantren adalah napas gerakan politik PKB. Momentum Hari Santri 2026 menjadi penanda komitmen kader PKB di Gresik dalam menghadirkan kebijakan strategis serta Keberpihakan anggaran pemerintah daerah kepada pondok pesantren,” tegas Imron.



