Manfaatkan Pindai Biometrik Mata, Dinsos Gresik Lacak Keluarga dan Pulangkan Lansia Terlantar Asal Sidoarjo

Fajar Yuliyanto • Dipublikasikan Senin, 27 Juli 2026 | 20:48 WIB
Petugas Tim URC Dinsos Kabupaten Gresik saat mendampingi proses pemulangan lansia Imam Suhadi (76) ke pihak keluarga melalui Dinsos Kabupaten Sidoarjo. (Foto : Fajar/Radar Gresik)
Petugas Tim URC Dinsos Kabupaten Gresik saat mendampingi proses pemulangan lansia Imam Suhadi (76) ke pihak keluarga melalui Dinsos Kabupaten Sidoarjo. (Foto : Fajar/Radar Gresik)

RADAR GRESIK – Respons cepat ditunjukkan oleh Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Gresik dalam menangani seorang lanjut usia (lansia) tanpa identitas yang ditemukan terluka di wilayah Kecamatan Driyorejo.

Melalui pemanfaatan teknologi identifikasi biometrik mata, identitas lansia tersebut berhasil terungkap hingga akhirnya dipulangkan kepada pihak keluarga melalui Dinsos Kabupaten Sidoarjo.

Subkoordinator Ahli Muda Bidang Rehabilitasi Sosial Dinsos Kabupaten Gresik, Alfi Arifiyanto, menjelaskan bahwa pihaknya pertama kali menerima laporan dari Puskesmas Driyorejo pada Kamis (23/7).

Baca Juga: Diduga Tak Berizin dan Buat Warga Resah, DLH Gresik Koordinasi ke Gakkum KLH Usut Aktivitas Pemindahan Solar Refinery

Saat itu, seorang lansia tanpa membawa dokumen kependudukan tengah menjalani perawatan di Unit Gawat Darurat (UGD) akibat luka-luka yang dialaminya.

"Setelah kondisi kesehatannya dinyatakan membaik oleh tim medis, lansia tersebut dijemput oleh Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Dinsos Gresik untuk dibawa ke Shelter Cerme guna mendapatkan perawatan dan pendampingan lebih lanjut," ujar Alfi, Senin (27/7).

Alfi menambahkan, pada Jumat (24/7), Tim URC melakukan proses identifikasi kependudukan menggunakan metode pindaian biometrik retina/mata (iris scan).

Baca Juga: Hari Anak Nasional 2026, Pemkab Gresik Tegaskan Perlindungan Anak Adalah Investasi Masa Depan Bangsa

Dari hasil pemindaian tersebut, sistem mengenali identitas lansia tersebut yang diketahui bernama Imam Suhadi (76), warga Desa Wedoro Belahan, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo.

Usai mengantongi data diri korban, Tim URC Dinsos Gresik bergerak cepat melakukan koordinasi interinstansi dengan Dinsos Kabupaten Sidoarjo untuk melacak keberadaan pihak keluarga.

"Koordinasi lintas daerah dilakukan agar keberadaan keluarga dapat segera dipastikan sehingga proses reorientasi dan pemulangan dapat berjalan dengan aman," tuturnya.

Baca Juga: Tundukkan Cerme 5-1, Tim Futsal Kebomas Sabet Gelar Juara Bupati Gresik Cup 2026

Setelah pihak keluarga berhasil dihubungi dan diverifikasi, pada Senin (27/7), Tim URC Dinsos Kabupaten Gresik secara resmi menyerahkan Imam Suhadi kepada keluarga melalui perantara Dinsos Kabupaten Sidoarjo.

"Penanganan ini merupakan wujud komitmen Dinsos Gresik dalam memberikan perlindungan sosial kepada kelompok rentan dan lansia terlantar. Sinergi antardinas menjadi kunci utama agar mereka dapat kembali ke pelukan keluarga dengan selamat," pungkasnya. (jar/han) 

Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Gresik
lansia gresik dinsos Driyorejo sIDOARJO