RADAR GRESIK – Menjelang malam puncak pemilihan, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memberikan pembekalan khusus kepada para finalis Duta Generasi Berencana (Genre) Kabupaten Gresik.
Kegiatan yang berlangsung di Rumah Dinas Bupati pada Selasa (31/3/2026) ini menjadi momentum penguatan karakter bagi para calon agen perubahan muda tersebut.
Acara ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, di antaranya Kepala Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (KBPPPA) Gresik, Titik Ernawati, serta Ketua Tim Penggerak PKK Gresik, Nurul Haromaini Ali Fandi Akhmad Yani.
Baca Juga: Sesosok Mayat Laki-Laki Ditemukan Mengapung di Pelabuhan Petro Gresik, Ini Identitasnya!
Benteng Bagi Generasi Muda Dalam arahannya, Bupati yang akrab disapa Gus Yani tersebut menekankan bahwa Duta Genre memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam menyosialisasikan edukasi remaja.
Fokus utamanya adalah membentengi generasi muda dari tiga ancaman besar: pernikahan dini, seks bebas, serta penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif (Napza).
“Tiga hal tersebut menjadi perhatian khusus kami. Jika tidak dicegah sejak dini, dampaknya akan sangat fatal bagi masa depan generasi muda dan kualitas SDM di Kabupaten Gresik,” ujar Gus Yani dengan tegas.
Baca Juga: Manfaatkan Diskon 25 Persen, Ratusan Warga Serbu Kantor Kecamatan Gresik untuk Bayar PBB
Lebih dari Sekadar Gelar Bupati Yani juga mendorong para finalis untuk tidak cepat puas dan terus meningkatkan kapasitas diri. Menurutnya, masa muda adalah waktu emas untuk mengejar prestasi dan menebar manfaat.
“Fokus pada apa yang harus dikerjakan saat ini, yaitu belajar dan terus meningkatkan kapasitas diri. Forum Duta Genre ini adalah wadah untuk membentuk karakter yang sehat, tangguh, dan bertanggung jawab,” ungkapnya.
Beliau juga mengingatkan bahwa selempang Duta Genre yang akan disematkan nantinya membawa beban moral yang besar.
Baca Juga: Efisiensi Energi Jadi Prioritas Utama, Pemkab Gresik Terapkan WFH Mulai Besok
“Jadilah teladan dan inspirasi bagi remaja lainnya. Menjadi Duta Genre bukan sekadar gelar untuk gagah-gagahan, tetapi tanggung jawab nyata untuk menyampaikan pesan positif kepada masyarakat,” imbuh Gus Yani.
Melalui pembekalan ini, para finalis diharapkan tidak hanya piawai dalam berkompetisi di atas panggung, tetapi benar-benar mampu menjadi pendidik sebaya (peer educator) yang efektif dalam mencegah perilaku berisiko dan membangun masa depan Gresik yang lebih baik. (han)
Editor : Hany Akasah