Dipicu Suara Ledakan Dini Hari, Warung di Leran Gresik Ludes Terbakar

RADAR GRESIK – Sebuah warung milik Supri yang berlokasi di Jalan Fatimiah, RT 02/RW 04, Desa Leran, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, ludes dilalap si jago merah pada Jumat (24/7/2026) dini hari.
Berkat respons cepat warga dan petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Kabupaten Gresik, kobaran api berhasil dijinakkan sebelum merembet ke area permukiman warga.
Perwira Piket Damkarla Gresik, Mangara Pakpahan, menjelaskan bahwa laporan darurat diterima pihak Command Center 112 pada pukul 02.02 WIB. Petugas dari Pos Kota langsung meluncur dua menit berselang dan tiba di lokasi kejadian pada pukul 02.19 WIB.
Berdasarkan penuturan saksi, insiden berawal saat salah seorang tetangga korban bernama Rafi mendengar suara ledakan keras dari arah luar rumahnya. Saat melakukan pemeriksaan, ia mendapati bangunan warung milik Supri sudah dikepung kobaran api.
Rafi lantas berteriak memberitahu pemilik warung dan memanggil warga sekitar. Warga yang berdatangan berupaya melakukan pemadaman awal secara mandiri agar api tidak menjalar ke bangunan di sekitarnya, sementara warga bernama Nurul menghubungi layanan darurat 112.
Setibanya di TKP, regu pemadam kebakaran langsung melancarkan strategi pemadaman dan isolasi area.
"Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melanjutkan proses pembasahan untuk memastikan tidak ada titik api tersisa yang berpotensi memicu kebakaran kembali. Setelah situasi dipastikan aman dan kondusif, petugas melakukan pendataan sebelum kembali ke pos," ujar Mangara Pakpahan, Jumat (24/7/2026).
Baca Juga: Angin Kencang Picu Api Merembet Cepat, Lima Bangunan Belakang Pasar Sembayat Gresik Hangus Terbakar
Dalam operasi penanganan darurat ini, Damkarla Gresik mengerahkan satu unit mobil pemadam semprot Hino Karba Besar P08 serta satu unit mobil water supply S05.
Pihak Damkarla memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut. Sementara untuk pemicu awal kebakaran serta estimasi kerugian material masih dalam proses penyelidikan pihak berwenang.
"Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa ini. Penyebab pasti dan nilai kerugian material masih dalam proses pendataan," pungkas Mangara.



