RADAR GRESIK – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jawa Timur memastikan seluruh jajaran pengurus tingkat daerah tengah fokus menjalankan instruksi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) untuk menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) serentak.
Menariknya, Muscab DPC PKB Kabupaten Gresik mencatatkan diri sebagai daerah pertama yang menyelenggarakan forum tertinggi tingkat cabang tersebut di wilayah Jawa Timur.
Ketua DPW PKB Jawa Timur, Abdul Halim Iskandar, menjelaskan bahwa Muscab kali ini menerapkan mekanisme baru sesuai hasil Muktamar Bali. Dalam aturan tersebut, penentuan Ketua DPC PKB periode 2026–2031 tidak lagi melalui pemungutan suara terbuka di forum, melainkan diputuskan oleh DPP berdasarkan hasil monitoring kinerja dan seleksi ketat.
Baca Juga: Muscab PKB Gresik 2026: Kursi Ketua DPC Ditentukan Pusat Lewat Jalur UKK
“Muscab ini digelar serentak se-Indonesia. Kebetulan, Muscab PKB Gresik ini menjadi yang pertama terselenggara di antara kabupaten/kota lain di Jawa Timur,” ujar tokoh yang akrab disapa Gus Halim tersebut saat ditemui di Hotel Aston Gresik, Sabtu (28/3/2026).
Mantan Menteri Desa (Mendes) tersebut menuturkan bahwa penataan struktur untuk DPW dan 38 DPC se-Jawa Timur sebenarnya telah rampung. Kini, tahapan Muscab tinggal menunggu pengumuman nama-nama bakal calon ketua yang disodorkan oleh pusat.
Nantinya, para bakal calon yang muncul harus melewati serangkaian tes objektif, termasuk uji akademik yang bekerja sama dengan Universitas Negeri Malang (UM), serta Uji Kompetensi dan Kepatutan (UKK) yang digelar oleh DPP.
Baca Juga: Jelang Muscab, Muhammad Syahrul Munir Diusulkan Pimpin DPC PKB Gresik 2026-2031
“Muscab adalah momentum regenerasi dan konsolidasi untuk merajut soliditas kader. Tujuannya agar kerja-kerja partai ke depan benar-benar mampu mewujudkan aspirasi masyarakat di berbagai aspek,” tambah Gus Halim.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Ketua Umum DPP PKB, Jazilul Fawaid, menekankan bahwa calon pemimpin yang terpilih harus memiliki kompetensi kepemimpinan dan psikologis yang mumpuni. Penilaian ini akan ditentukan oleh lembaga khusus untuk menjamin kualitas nakhoda partai di daerah.
"Muscab ini bukan hanya soal siapa pemimpinnya, tetapi bagaimana meramu program kerja yang solid agar siap memenangkan kontestasi politik ke depan," tegas Jazilul.
Baca Juga: Gagal Balik, Puluhan Warga Bawean Terpaksa Gigit Jari Akibat Kehabisan Tiket
Selain agenda suksesi, forum ini menjadi ajang evaluasi menyeluruh terhadap kinerja partai periode 2021–2026 sekaligus penyusunan rancangan program strategis untuk periode 2026–2031.
Pantauan di lokasi, forum ini dihadiri oleh seluruh jajaran Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC) tingkat kecamatan se-Kabupaten Gresik, organisasi sayap partai, serta perwakilan pengurus partai politik lain di Kabupaten Gresik yang hadir sebagai tamu undangan. (Jar)
Editor : Hany Akasah