Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Soal Reklamasi dan Parkir Kapal, Dewan Segera Gelar Hearing Lanjutan

Hany Akasah • Selasa, 24 Januari 2023 | 17:04 WIB
AUDIENSI: Komisi II dan III saat menemui nelayan yang mengeluhkan reklamasi dan parkir kapal sembarangan. (Rofiq/Radar Gresik)
AUDIENSI: Komisi II dan III saat menemui nelayan yang mengeluhkan reklamasi dan parkir kapal sembarangan. (Rofiq/Radar Gresik)
Gresik - Keluhan sejumlah nelayan yang tergabung dalam Perkumpulan Nelayan Balai Pesusuan Lumpur bakal kembali mendapat tindaklanjut dari DPRD Gresik. Setelah menggelar hearing pertama, wakil rakyat akan memanggil kembali sejumlah pihak terkait. Ini dilakukan untuk melihat perkembangan di lapangan.

Anggota Komisi III DPRD Gresik Abdullah Hamdi mengatakan pemanggilan dilakukan untuk memastikan rekomendasi pada rapat pertama dilaksanakan. "Iya pastinya akan dipanggil lagi. Cuman saya masih belum tahu pasti waktunya," ujarnya.

Baca Juga : Anggaran OPD Direfocusing hingga 30 Persen, DPRD Klarifikasi Pemkab

Menurut dia, pada rapat pertama PT KIAS juga belum datang. Nanti, akan dilakukan pemanggilan kembali. "Kami perlu mendapat penjelasan seperti apa konsep reklamasinya," imbuh dia.

Sebelumnya, sejumlah nelayan dari Lumpur melakukan audiensi dengan DPRD Gresik. Kedatangan mereka untuk mengeluhkan reklamasi dan parkir kapal kargo yang menggangu aktivitas mencari ikan. Kedatangan mereka ditemui Komisi II dan Komisi III DPRD Gresik.

Dalam pertemuan ini, dewan menghadirkan KSOP, Satpolair, Dinas Perikanan, Dinas Perhubungan, Camat Gresik dan Lurah Lumpur.

Baca Juga : Tahun Ini, Dewan Bahas 12 Ranperda

"Kami mengeluhkan adanya reklamasi dan parkir kapal kargo yang mengganggu kegiatan mencari ikan," ujar Nur Muhammad, Ketua Perkumpulan Nelayan Balai Pesusuan Lumpur.

Pihaknya meminta agar dilakukan penertiban oleh pihak yang terkait. Sehingga, aktivitas untuk mencari ikan bisa kembali lancar. "Kami berharap ada penertiban dan revisi aturan," imbuhnya. (rof) Editor : Hany Akasah
#Lumpur #nelayan lumpur #reklamasi #DPRD GRESIK