Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Polemik Kuburan Palsu Dibongkar, Warga Ancam Bakal Demonstrasi ke Kantor Bupati Gresik

Muhammad Firmansyah • Senin, 25 September 2023 | 01:53 WIB

 

BONGKAR PAKSA : Pekerja bangunan yang didatangkan oleh PT Semen Indonesia membongkar paksa lahan kuburan palsu yang disinyalir sebagai modus penyerobotan tanah negara
BONGKAR PAKSA : Pekerja bangunan yang didatangkan oleh PT Semen Indonesia membongkar paksa lahan kuburan palsu yang disinyalir sebagai modus penyerobotan tanah negara

 

GRESIK-Sekretaris Desa Suci Manyar Kabupaten Gresik, Miftah mengatakan, konflik yang terjadi antara kelompok pengelola kuburan dengan warga sekitar terjadi sejak akhir tahun lalu. Bahkan karena terjadi kebuntuan akhirnya Pemerintah Desa meminta arahan dan petunjuk dari MUI Gresik.

"Setelah menjalani proses mediasi selama beberapa bulan, hasil dari keputusan MUI menyatakan bahwa kuburan harus dibongkar karena tidak ditemukan adanya situs sejarah, cerita rakyat maupun yang lain," kata Miftah.

Singkat cerita, lanjut Miftah, saat akan dibongkar oleh desa pada bulan Maret lalu, muncul penolakan dari sejumlah kelompok yang lain. Kelompok ini berbeda dengan kelompok yang sebelumnya mengawali pembangunan kuburan.

"Karena kami tidak ingin ada konflik sosial antar masyarakat, akhirnya penanganan persoalan ini kami serahkan ke PT Semen Indonesia selaku pemilik lahan," imbuhnya.

Mendapati hal ini, BUMN, PT  Semen Indonesia itu berhati-hati dalam menghadapi dugaan penyerobotan lahan milik negara itu. Langkah formal pun ditemput perusahaan dengan melayangkan somasi hingga 3 kali. Namun somasi tersebut tak dijawab. Alhasil pada tanggal (20/09) kemarin kuburan yang berdiri diarea lahan negara tersebut dibongkar paksa.

"Kami bersyukur saat pembongkaran tidak ada perlawanan dari kelompok yang mendukung adanya kuburan ini," pungkasnya.

Sementara itu, setelah pembongkaran warga ABR, Nana menyampaikan, para jemaah menuntut pengembalian makam seperti semula. Sebab, puluhan tahun makam tersebut diziarahi oleh jemaah.

"Kami menuntut perusakan makam dengan mengembalikan makam seperti semula dan ganti rugi berupa pembangunan masjid sampai selesai sebelah makam," katanya, Sabtu.

Pengembalian makam tersebut, kata Nana, sebagai ganti kekecewaan jemaah dan warga terhadap pihak yang melakukan perusakan.

"Kami ingin berunjuk rasa ke kantor bupati meminta keadilan," imbuhnya.

Setelah dibongkar, Nana menyatakan para peziarah harus istighotsah di atas puing-puing lahan yang diduga makam Syaikh Mohammad Nur Alamsyah yang sudah dibongkar.

Dengan alas tikar sebagai tempat duduk, mereka melakukan doa bersama dengan peralatan seadanya. Untuk penerangan, jemaah istighotsah mengambil kabel dari rumah warga yang berdekatan dengan makam Syakh Mohammad Nur Alamsyah.

"Sejak tiga tahun lalu, para jemaah setiap Jumat melakukan ziarah kesini dan berdoa,"  pungkasnya. (fir/han)

Editor : Hany Akasah
#semen indonesia #BUMN #pembongkaran #Warga #Kuburan palsu #gresik #Suci #Kantor Bupati