Kebomas – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Gresik menindaklanjuti hasil razia disiplin aparatur sipil negara (ASN) yang digelar di kawasan sekitar Mall Pelayanan Publik (MPP), Selasa (14/04). Dalam pemeriksaan internal tersebut, salah satu ASN berinisial AG menyampaikan pengakuan mengejutkan.
Di hadapan Kasatpol PP Pemkab Gresii, Agustin Halomoan Sinaga, AG menyatakan dirinya merasa “dikorbankan” dan berjanji bakal membongkar semua informasi terkait dugaan jaringan praktik SK ASN palsu yang sempat menyeret namanya dalam beberapa pemberitaan.
“Saya ini korban pak. Anak istri saya juga jadi korban ditipu ratusan juta. Saat nanti diperiksa polisi, saya akan bongkar semua yang saya ketahui,” ujar AG kepada Kasatpol PP Gresik, A.H Sinaga saat di klarifikasi.
Meski demikian, Sinaga menegaskan bahwa kegiatan yang dilakukan pihaknya murni dalam rangka penegakan disiplin pegawai, bukan penanganan perkara pidana. Hanya saja dalam proses penyidikan administrasi AG menyampaikan pengakuan tersebut.
“Yang kami lakukan adalah penertiban disiplin ASN. Terkait hal lain di luar itu, tentu menjadi kewenangan instansi berwenang,” imbuhnya.
Sementara itu, dalam razia kali ini ada 21 ASN diamankan karena berada di luar kantor saat jam kerja tanpa keterangan resmi. Mereka selanjutnya didata dan diserahkan kepada masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) untuk menjalani pembinaan serta sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.
Terkait pernyataan AG mengenai dugaan jaringan SK ASN palsu, hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari instansi penegak hukum.
Editor : Cak Fir