RADAR GRESIK – Kebakaran hebat melanda area tumpukan belerang di PT Seirama Makin Sejahtera, Jalan Raya Sumengko, Wringinanom, Gresik, pada Sabtu (16/8) siang. Peristiwa ini sempat membuat panik karyawan dan petugas keamanan pabrik.
Menurut Perwira Piket Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Gresik, Bakti Darmawan, api pertama kali terlihat sekitar pukul 13.26 WIB. Diduga kuat, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik. Karena terlambat disadari, api dengan cepat membesar hingga dilaporkan ke Damkarla Gresik.
Damkarla Gresik langsung merespons dengan menerjunkan dua unit mobil pemadam dan satu unit mobil suplai. Dengan mengenakan alat pelindung diri (APD) lengkap, petugas berjibaku memadamkan api.
"Proses pemadaman berlangsung cukup lama hingga pukul 19.05 WIB," kata Bakti. Ia menjelaskan, hambatan utama adalah asap pekat yang dihasilkan dari pembakaran belerang, yang sangat menyulitkan petugas.
Akibat terpapar asap tersebut, dua petugas Damkarla Pos Driyorejo, Jumiadi dan Rio Ramantika, mengalami sesak napas. Keduanya segera mendapatkan penanganan medis dari ambulans Puskesmas Wringinanom, RS Petro, dan Puskesmas Kesamben Kulon.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Kerugian materiil masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Proses pemadaman ini melibatkan berbagai pihak, termasuk Damkarla dari Pos Driyorejo dan Pos Kota, Polsek Wringinanom, BPBD Gresik, serta tenaga medis.
Bakti Darmawan mengapresiasi sinergi semua pihak yang membuat api berhasil dipadamkan dan situasi terkendali.
"Kendala utama yang kami hadapi adalah asap pekat. Namun, berkat sinergi semua pihak, api berhasil dipadamkan," pungkasnya.
Berdasarkan data Damkarla Gresik, hingga pertengahan Agustus 2025, sudah terjadi 29 kasus kebakaran dan 46 operasi penyelamatan di wilayah Kabupaten Gresik. (yud/han)
Editor : Hany Akasah