RADAR GRESIK – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Gresik akhirnya mengungkap hasil forensik dari tiga sampel terkait penemuan mayat perempuan yang ditemukan dalam kondisi terbungkus kardus dan plastik di pinggir Jalan Raya Kedamean, Kabupaten Gresik.
Kasatreskrim Polres Gresik, AKP Abid Uais Al-Qarni menjelaskan, dua dari tiga sampel yang dikirim ke Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jawa Timur telah keluar hasilnya. Kedua sampel tersebut terbukti identik dengan korban.
“Sampel pertama berupa kuku, hasilnya identik dengan korban. Sampel kedua adalah cairan di area kelamin (swab vagina), yang hasilnya bukan sperma milik pelaku, melainkan milik korban sendiri,” terang AKP Abid saat dikonfirmasi, Kamis (31/7/2025).
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pemeriksaan cairan tersebut dilakukan dua kali untuk memastikan validitas hasil. Pemeriksaan ini penting mengingat saat autopsi, korban ditemukan tanpa mengenakan pakaian dalam.
“Swab vagina ini dilakukan untuk memastikan apakah terdapat unsur kekerasan seksual dalam kasus pembunuhan ini. Namun hasil lab menunjukkan bahwa cairan tersebut merupakan cairan dari tubuh korban sendiri,” jelasnya.
Sementara itu, satu sampel lainnya masih dalam proses uji laboratorium, yakni sampel toksikologi, yang diharapkan dapat mengungkap ada atau tidaknya zat berbahaya dalam tubuh korban sebelum meninggal.
Hasil forensik ini menjadi bagian penting dalam upaya mengungkap pelaku pembunuhan sadis yang sempat menggemparkan warga Gresik. Polisi masih terus mendalami motif dan identitas pelaku berdasarkan barang bukti serta petunjuk yang ada. (yud/han)
Editor : Hany Akasah