Menganti – Suasana tenang Dusun Padangan, Desa Randu Padangan, Kecamatan Menganti, Gresik, mendadak berubah mencekam. Seorang pria, Marjuki alias MRJ, 43, jadi korban bacokan tetangga sendiri hanya gara-gara persoalan "omongan belakang".
Insiden ala sinetron laga ini terjadi Selasa (13/5) siang, tepat pukul 14.00 WIB, di kediaman korban. Pelaku berinisial MAK, 38, datang ke rumah MRJ bersama istrinya, HFN. Tapi alih-alih ngobrol santai atau bawa kue, yang dibawa malah celurit.
Tanpa banyak cincong, MAK langsung mengayunkan senjata tajam ke arah MRJ. Sabetan celurit mendarat di lengan kanan, tangan kiri, hingga perut korban. MRJ pun tumbang bersimbah darah dan harus dilarikan ke RS Eka Husada untuk pertolongan darurat.
Sementara pelaku sempat kabur bak ninja, polisi akhirnya berhasil mengendus jejaknya. MAK menyerahkan diri secara elegan ke Polsek Menganti pada Sabtu malam (17/5) sekitar pukul 19.30 WIB setelah beberapa hari ngumpet entah di mana.
Polisi pun mengamankan barang bukti yang bisa bikin bulu kuduk berdiri: satu celurit, satu kaus biru, celana hitam, dan jaket cokelat seragam lengkap pelaku saat beraksi.
Kapolsek Menganti AKP Moch. Dawud membenarkan peristiwa tersebut.
"Pelaku sudah diamankan dan saat ini dalam penyidikan lebih lanjut," katanya, Senin (19/5).
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak menyelesaikan masalah dengan jurus silat atau senjata tajam. Kalau merasa tak terima dirasani, lebih baik klarifikasi di warung kopi bukan bawa celurit ke rumah orang. (yud/fir)
Editor : Cak Fir