Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Tragis, Hendak ke Tambak, Warga Gresik Tewas Tersambar Kereta Api Pandalungan di Rel Duduksampeyan

Yudhi Dwi Anggoro • Rabu, 9 April 2025 | 18:58 WIB
EVAKUASI: Anggota Polsek Duduksampeyan saat mendatangi lokasi dan mengevakuasi jasad korban di perlintasan rel KM 201+0/1, Desa/Kecamatan Duduksampeyan, Gresik.
EVAKUASI: Anggota Polsek Duduksampeyan saat mendatangi lokasi dan mengevakuasi jasad korban di perlintasan rel KM 201+0/1, Desa/Kecamatan Duduksampeyan, Gresik.

RADAR GRESIK - Kecelakaan kereta api kembali terjadi di wilayah Kabupaten Gresik. Kali ini seorang warga bernama Ahmad Muslik ,55, asal Desa Petisbenem, Kecamatan Duduksampeyan meregang nyawa setelah tersambar Kereta Api (KA) Pandalungan, tepatnya di perlintasan rel KM 201+0/1, Desa/Kecamatan Duduksampeyan, Gresik.

Peristiwa nahas itu terjadi pada Rabu (9/4) sekitar pukul 04.52 WIB. Korban diketahui sedang berjalan kaki dan hendak mengecek tambak miliknya yang berada di sekitar lokasi kejadian.

"Korban meninggal dunia karena tertempet Kereta Api Pandalungan yang melaju dari arah barat ke timur," ungkap Kapolsek Duduksampeyan AKP Hendrawan, Rabu (9/4).

Akibat kecelakaan tersebut, nyawa korban tidak tertolong. Jenazah langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ibnu Sina. Pihak keluarga langsung mengurus untuk proses pemakaman.

“Pihak keluarga keberatan dilakukan otopsi dalam dan membuat permohonan pemakaman jenazah,” ungkap Hendrawan.

Sebagai informasi, Kereta Api (KA) 32 Pandalungan dengan Loko CC 2039809 tersebut dikemudikan oleh Masinis Raden Putra Widhi Christanto. Asisten Masinis Galih Himawan Putranto, KDRP Febryan dengan rangkaian 11 kereta/470 ton.(yud/han)

Editor : Hany Akasah
#kecelakaan #warga gresik #kereta api #Tambak #duduksampeyan #Tragis