Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Pro Kontra Sound Horeg di Driyorejo Gresik Puluhan Pemuda Bangunkan Sahur dengan Musik DJ

Hany Akasah • Kamis, 6 Maret 2025 | 19:40 WIB
Fenomena sound horeg di Gresik.
Fenomena sound horeg di Gresik.

 

RADAR GRESIK- Kegiatan sahur keliling yang dilakukan oleh sekelompok pemuda di Desa Cangkir, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, belakangan ini menjadi sorotan publik.

Para pemuda ini membangunkan sahur menggunakan truk besar dengan sound system raksasa dan lampu gemerlap, menciptakan suasana seperti konser musik.

Fenomena ini pun menjadi viral di media sosial dan menarik perhatian banyak orang. Salah satu warga Muslik mengatakan, sebelumnya warga Driyorejo sudah terbiasa dengan kegiatan sahur keliling menggunakan mobil pikap yang dilengkapi dengan beberapa sound system kecil.

Namun, inovasi terbaru dari para pemuda ini menghadirkan suasana yang lebih meriah dengan menggunakan truk berukuran besar yang menggelegar. Sound system yang dipasang sangat besar dan lampu warna-warni menghiasi jalanan di malam hari, membuat banyak remaja dan warga tertarik untuk bergabung dalam kegiatan sahur keliling tersebut.

Tidak hanya sekadar membangunkan sahur, acara ini juga menjadi ajang hiburan bagi mereka yang ingin merasakan suasana berbeda selama bulan Ramadan.

“Fenomena ini menuai kontroversi. Karena dianggap terlalu berlebihan membangunkan warga, disisi lainnya juga dibuat ajang hiburan,” ungkapnya.

Beberapa warga merasa terganggu dengan suara musik yang terlalu keras, terutama pada waktu sahur yang seharusnya menjadi waktu istirahat bagi sebagian orang.

Musik yang diputar pun menjadi sorotan, karena bukan lagu bertema Islami atau yang bernuansa Ramadan, melainkan musik DJ horeg yang biasa diputar di acara hiburan malam. Hal ini memicu keresahan di kalangan warga yang lebih menginginkan suasana tenang dan khusyuk selama bulan suci Ramadan.

Keresahan terhadap kegiatan sahur keliling ini mulai ramai dibicarakan di berbagai media sosial. Tokoh masyarakat sekitar, M Aminuddin mengatakan, warga menganggap suara musik yang bising mencederai nilai-nilai Ramadan, yang seharusnya diisi dengan kegiatan yang lebih religius. “Kami berharap pihak berwajib dan pemerintah bisa menyelesaikan persoalan ini,” harapnya.  (ryn/han)

 

Editor : Hany Akasah
#SAHUR #sound horeg #gresik #dj #pro kontra #Fenomena #Driyorejo #puasa