RADAR GRESIK - Jajaran Satreskrim Polsek Manyar segera turun ke lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat mengenai sebuah video viral yang beredar di media sosial.
Video tersebut memperlihatkan seorang wanita penjual makanan di sekitar pintu gerbang Perum Pondok Permata Suci (PPS), Desa Suci, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, yang diduga menerima uang palsu pecahan seratus ribu rupiah.
Kapolsek Manyar, AKP Dante Anan Irawanto, mengatakan bahwa pihaknya langsung menindaklanjuti informasi yang beredar di media sosial terkait dugaan peredaran uang palsu.
"Kami segera melakukan pengecekan dan penyelidikan terkait informasi yang meresahkan masyarakat ini," ungkap AKP Dante, RabuBaca Juga: Masyarakat Tionghoa Sambut Tahun Ular Kayu Dalam Peringatan Imlek di Klenteng Tua Gresik (29/1).
Kapolsek menjelaskan tim Polsek Manyar telah mendatangi lokasi dan berencana untuk mengunjungi ibu penjual makanan yang menjadi korban penipuan uang palsu tersebut.
"Kami sudah melakukan pengecekan di lokasi dan saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut," tambahnya.
Video yang menghebohkan ini pertama kali diunggah pada Selasa (28/1) oleh akun Facebook @Njula Gasali, yang meminta bantuan agar ibu penjual makanan yang menjadi korban bisa mendapat perhatian.
"Mohon i'tikad baik bagi yang merasa membeli di daerah PPS dengan uang palsu, kasihan ibu penjual ini," tulis akun tersebut.
Postingan kedua juga muncul pada akun Facebook @Syaifuddin Noor yang mengingatkan warga sekitar untuk berhati-hati terhadap peredaran uang palsu. "Penjahat pengedar uang palsu berkeliaran, korbannya ibu-ibu yang jualan emping. Kasihan sekali," tulisnya.
Komentar-komentar dari pengguna media sosial semakin mempertegas keprihatinan warga terhadap kejadian ini. Salah satunya dari akun @Dandi yang menyatakan rasa simpatinya terhadap ibu penjual makanan tersebut, dan berharap agar rezeki ibu tersebut segera digantikan dengan lebih baik.
Dalam video viral berdurasi 60 detik, ibu penjual makanan yang mengenakan jilbab terlihat sedih sambil mengusap matanya. Ia menerima uang palsu dari seorang pria yang menggunakan sepeda motor baru.
"Saya jualan sudah lama, dari anak-anak saya kecil sampai sekarang punya cucu, baru kali ini dapat uang seperti ini. Kok tega sekali orangnya," ujar ibu tersebut dalam video.
Ia menambahkan bahwa uang hasil penjualannya seharusnya digunakan untuk membeli susu dan pampers untuk anak-anaknya.
"Uangnya nanti untuk beli pampers dan susu, tapi malah dapat uang seperti ini," ungkapnya dengan wajah sedih.
Kapolsek Manyar, AKP Dante, mengonfirmasi hingga saat ini belum ada laporan resmi terkait peredaran uang palsu tersebut. Namun, pihaknya tetap akan melakukan pengecekan dan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap pelaku yang bertanggung jawab.
"Kami belum menerima laporan resmi, tetapi kami akan terus melakukan pengecekan dan penyelidikan di lokasi," pungkas AKP Dante.
Kapolsek juga mengimbau kepada warga agar segera melapor ke pihak berwenang jika menemukan uang palsu atau kegiatan serupa. "Jangan coba-coba menangani sendiri, segera hubungi kami untuk penanganan lebih lanjut," tutupnya. (yud/han)
Editor : Hany Akasah