RADAR GRESIK-Dua pedagang asal Kecamatan Menganti harus menjalani perawatan serius diduga usai dikeroyok oknum perguruan silat. Mereka adalah Alfian Fahrul Fawaid, 24, asal Gantang dan Arya Rangga Bima Sakti,19, dari Gempolkurung. Doduga, perguruan silat yang menggelar sweeping di wilayah Gresik Selatan.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 23.30 WIB pada Kamis (9/10). Korban saat itu hendak mengemasi dagangan pentol untuk pulang ke rumah.
"Ada rombongan pemotor sedang berkonvoi. Lalu tiga anggota berhenti tepat di depan gerobak saya," ujar Arya Rangga, Senin (14/10).
Arya Rangga menjelaskan kelompok tersebut langsung menunjuk ke arah kaos yang digunakan. Mereka merasa tersinggung karena berbeda aliran dengan ajaran perguruan yang diikuti komplotan tersebut.
"Saya langsung dipukul dan diseret ke tengah jalan. Rekan-rekannya juga ikut menghajar saya," keluh Arya.
Dia hanya bisa pasrah dan berupaya melindungi diri. Bahkan, salah satu pelaku sempat memukulnya menggunakan kursi hingga mengenai kepala.
"Sekitar lima menit dihajar, beruntung ada warga yang berdatangan untuk melerai. Para komplotan bergegas melarikan diri mengendarai motornya," ujar Arya
Kasatreskrim Polres Gresik AKP Aldhino Prima Wirdhan membenarkan peristiwa tersebut. Saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan.
"Dari hasil pemeriksaan, korban memakai kaos dari perguruan silat yang berbeda. Hal itu yang diduga memicu aksi kekerasan," jelasnya.
Alumnus Akpol 2015 itu menegaskan telah mengantongi identitas beberapa pelaku. Kuat dugaan, mereka masuk dalam DPO yang kerap berbuat onar. "Mohon waktu untuk proses penyelidikan lebih lanjut," pungkasnya.(yud/han)
Editor : Hany Akasah