RADAR GRESIK - Kabupaten Gresik ternyata memiliki ribuan pos kampling yang tersebar di seluruh desa. Hal ini mendapat perhatian dari kalangan DPRD Gresik. Mereka meminta agar keberadaan pos kampling bisa dimaksimalkan untuk mengurangi curanmor yang kian sering terjadi.
Dari data Badan Pusat Statistik (BPS), total pos kampling di Gresik mencapai 2.526. Jumlah paling banyak ada di Kecamatan Manyar yang mencapai 447 pos kampling.
Diposisi kedua ada di Kecamatan Kebomas yang jumlahnya mencapai 368 pos kampling, kemudian posisi ketiga Kecamatan Gresik ada 207 pos kampling.
Selanjutnya, posisi keempat Kecamatan Menganti 203 pos kampling dan posisi kelima Kecamatan Benjeng 172 pos kampling.
Dengan banyaknya jumlah pos kampling, Anggota Komisi IV DPRD Gresik Syaichu Busyiri meminta agar bisa dimaksimalkan.
"Saat ini keberadaan pos kampling masih kurang maksimal. Buktinya, meskipun di kota jumlahnya banyak tapi curanmor juga banyak," terangnya.
Ia meminta kepada Satpol PP Gresik untuk kembali menghidupkan pos kampling dengan menggalakkan berbagai kegiatan.
"Misalnya Satpol PP keliling pos kampling untuk mengajak ngopi warga setempat. Kemudian, membahas pola pengawasan di malam harinya seperti apa," tandasnya.
Pihaknya yakin jika pos kampling hidup, dan sering ronda malam, angka pencurian termasuk curanmor bisa dikurangi.
"Kalau hanya mengandalkan petugas saya kira berat. Karena jumlah personilnya terbatas. Pos kampling bisa jadi solusi," pungkasnya. (rof)
Editor : Fahtia Ainur Rofiq