Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Cerita Nelayan Bawean yang Berusaha Selamatkan Rombongan Kader PMII Gresik saat Perahu Terbalik

Yudhi Dwi Anggoro • Rabu, 1 Mei 2024 | 00:58 WIB

PERAWATAN: Para kader PMII Gresik dirawat di RSUD Umar Masud usai tenggelam di Perairan Bawean.
PERAWATAN: Para kader PMII Gresik dirawat di RSUD Umar Masud usai tenggelam di Perairan Bawean.
 

RADAR GRESIK-Kecelakaan laut terjadi pada rombongan kader Pergerakan Islam Indonesia (PMII) Gresik di Perairan Desa Sidogedungbatu, Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean, Gresik, Senin (30/4).

Sebuah perahu yang membawa rombongan kader PMII Gresik, terbalik saat hendak bersandar di pelabuhan Pamona, Desa Sidogedungbatu. Diduga perahu rombongan kader PMII Gresik itu terbalik karena ombak tinggi.

Atas kejadian tersebut salah satu kader terbaik PMII Gresik, Adam Surya Pratama, selaku Ketua Komisariat Akar Bumi, Al Azhar Menganti, Gresik meninggal tenggelam.

Sementara penumpang kader PMII Gresik lainnya masih selamat. Para kader PMII Gresik dievakuasi di RSUD Umar Masud, Kecamatan Sangkapura, Bawean.

Kapolsek Sangkapura Iptu Anas Tohari mengatakan, awal mula kejadian yakni sekitar pukul 18.15 WIB, diinformasikan ada berita perahu terbalik di wisata Gili Noko.

Sepulang dari Gili Noko Bawean kembali dan cuaca gelap serta berangin. "Korban merupakan rombongan kader PMII Gresik ke Bawean menyempatkan keindahan Gili Noko. Beberapa waktu kemudian, terdengar informasi kapal rombongan kader PMII terbalik di tengah laut. Ada perahu nelayan yang lewat dan menyelamatkan mereka, " ujarnya, Selasa (30/4). 

Iptu Anas menjelaskan ada empat korban yang sudah dievakuasi dan di rawat di RSUD Umar Masud. Informasi dari pihak rumah sakit ada satu korban meninggal dunia akibat laka laut perahu terbalik.

"Korban yang meninggal atas nama Adam alamatnya di Perumahan Menganti Indah. Pihak sudah berkordinasi ke Polsek Menganti untuk menghubungi pihak keluarga. Untuk penyelidikan domain satpolair. Kami bantu penanganan korban di RS Umar Mas'ud, Sangkapura. Rencana nanti Selasa (30/4)ada penyidik sat polair yang datang ikut KM. Express Bahari, " jelasnya.

Sementara Itu, Kepala Desa Sidogedungbatu Sangkapura Gresik Supar menyampaikan rombongan kader PMII berangkat menggunakan perahu kecil. Mereka berangkat dua kali dengan maksimal tujuh penumpang. Karena sudah malam, akhirnya satu perahu dimuat 14 orang. 

"Korban meninggal saat perjalanan saat dilarikan ke rumah sakit. Perahu terbalik saat hampir sampai ke daratan Pulau Bawean, Gresik," ucapnya. 

Di sisi lain salah satu korban selamat Viki Wahyu Giananda menceritakan, sekitar pukul 18.30 WIB, perahu membawa 14 penumpang termasuk nahkoda. Rombongan kader PMII ke Bawean untuk mengunjungi Pelatihan Kader Dasar (PKD). Pengakderan bagi kader PMII Bawean.

“Perahu berjalan dari wisata Gili Noko ke Bawean. Saat hendak berlabuh ke pelabuhan atau sekitar 200 meter dari Pulau Bawean. Tiba-tiba perahu terbalik akibat gelombang, dan perahu mengalami over load,” ungkapnya. 

Ironisnya, perahu yang ditumpangi kader PMII ini tidak dilengkapi pelampung.

Sehingga saat posisi perahu terbalik semua saling menyelamatkan diri masing-masing.  Empat dilarikan ke RSUD Umar Masud, sedangkan delapan lainnya selamat.

Editor : Hany Akasah
#perahu #gresik #pmii #nelayan #Kader #BAWEAN