RADAR GRESIK- Aksi perampokan dengan menghabisi nyawa korbannya terjadi di rumah Agen bank BUMN Desa Imaan, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik pada Sabtu (16/3) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB.
Korban yang meninggal dunia diketahui bernama Wardatun Toyyibah ,28, istri dari Mahfud ,42, warga Desa Ima'an RT 02 RW 01, Kecamatan Dukun. Pasangan suami istri yang dikaruniai satu anak ini menjadi Agen BRILink dan pemilik konter di rumah mereka.
Dari keterangan suami korban Mahfud mengatakan, dirinya mengetahui istrinya tewas sekitar pukul 05.00 WIB. Awalnya dia mengira istrinya tewas bunuh diri. Dia lalu pergi ke rumah kakaknya Khosiin, yang juga tetangganya.
"Setelah tahu istri saya meninggal dunia di kamar, saya lalu pergi ke rumah kakak saya untuk meminta tolong. Kemudian saya dan kakak saya memanggil Bu Bidan untuk memastikan kematian istri saya," ujar Mahfud, Sabtu (16/3).
Mahfud menjelaskan saat itu dirinya baru menyadari kalau kematian istrinya karena dirampok, setelah mengetahui uang yang ada dilaci kamar raib. Termasuk ruang konter yang terlihat acak-acakan.
"Ada uang sekitar Rp 160 juta yang rencananya mau saya setorkan ke Bank BUMN hilang diambil oleh pelaku. HP juga ikut diambil pelaku," kata Mahfud.
Kapolsek Dukun AKP Sugiarto mengatakan awal mula kejadian pada hari Sabtu (16/3) sekitar pukul 05.30 WIB. Saksi suami korban Mahfud terbangun dari tidur dan mengetahui anaknya tidur di bawah dan istrinya keadaan meninggal dengan berlumuran darah.
" Akibat luka tusukan korban meninggal dunia dan langsung di bawa ke RSUD Ibnu Sina untuk dimintakan Ver Jenazah, " ujar Mahfud, Sabtu (16/3).
AKP Sugiarto mengungkapkan diduga pelaku masuk rumah dengan mencongkel pintu samping kiri belakang rumah dan kemudian masuk ke kamar korban dan akan mengambil uang didalam lemari kamar depan namun ketahuan korban Wardatun Toyibah.
Pelaku diduga panik. Takut korban berteriak maka terjadilah tindak ke kekerasan yang mengakibatkan korban meninggal dunia akibat penusukan.
"Akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian sekitar Rp 160 Juta dan beberapa perhiasan dibawa kabur pelaku. Untuk perkara ini ditangani Polres Gresik, " pungkasnya.(yud/han)
Editor : Hany Akasah