Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Meresahkan, Warga Usir Empat Pramusaji Seksi Penjual Miras

Hany Akasah • Senin, 16 Januari 2023 | 15:22 WIB
EVAKUASI: Anggota Satpolairud, Basarnas dan Ditpolairud Polda Jatim mengevakuasi mayat tanpa identitas (Mr X) yang ditemukan mengambang di pesisir Karang Jamuang Gresik. (Ist/Radar Gresik)
EVAKUASI: Anggota Satpolairud, Basarnas dan Ditpolairud Polda Jatim mengevakuasi mayat tanpa identitas (Mr X) yang ditemukan mengambang di pesisir Karang Jamuang Gresik. (Ist/Radar Gresik)
GRESIK - Warga diresahkan dengan maraknya kegiatan warung yang diduga berjualan miras di Desa Lasem, Kecamatan Sidayu. Akibatnya sejumlah warga  mengusir empat pramusaji yang sedang melayani penjualan miras saat buka di malam hari.

Informasi yang dihimpun warung yang berada di utara Desa Lasem itu diketahui beroperasi sebulan lalu. Selain diduga berjualan miras, warung tersebut menyediakan jasa karaoke.

Tokoh Masyarakat Desa Lasem Nur Hadi mengatakan gejolak ini menyusul adanya laporan masyarakat yang gerah dengan aktivitas negatif tersebut. "Ini menghawatirkan karena warung berjualan miras dan menganggu warga lain karena suara dag dig dug karaoke," ujarnya, Jumat (13/1).

Baca Juga : Asik Layani Pria Hidung Belang di Bilik Warkop, Dua Pramusaji Digaruk

Nur Hadi menjelaskan warung tersebut diketahui berjualan miras. Yang meresahkan, ada empat pramusaji memakai pakaian tak sopan. Bahkan, diduga menari erotis untuk menarik pengunjung.

"Kami apresiasi ke pemuda tidak anarkis saat aksi pembubaran itu, komitmen yang punya tadi mengatakan akan ditutup gitu aja," jelasnya.

Kepala Desa Lasem, Khoiri menambahkan sebelum ada gerakan warga, pihak desa sudah memberikan peringatan dua kali. Secara tertulis maupun peringatan ke pemilik.



Bahkan tambah Khoiri, beberapa waktu lalu pihak TNI-Polri bersama Satpol PP Kecamatan Sidayu melakukan operasi ke warung tersebut. Namun, anehnya tetap nekat berjualan miras.

"Sehingga ini warga marah, kami atas nama pemerintah desa didesak warga karena memang meresahkan, saat di operasi kecamatan juga masih jualan, jadi kalau gini jangan salahkan warga," ucapnya.

Jika memang warung itu buka kembali, Khoiri meminta ke pemilik agar tak berjualan miras serta menyediakan pramusaji. Jika itu masih dilakukan, warga bisa saja bergejolak. "Itu yang menjawab masyarakat," ujarnya.

Baca Juga : Satpol PP dan Bea Cukai Gresik Sita 17.200 Batang Rokok Tanpa Cukai

Sementara itu, Kapolsek Sidayu AKP Khairul Alam mengatakan beberapa waktu lalu anggotanya telah melakukan pembubaran bersama TNI dan Satpol PP. "Kemarin sudah dibubarkan gabungan dengan Satpol PP," ujarnya.

Terkait ada gejolak warga membubarkan warung miras, Khairul tidak tahu. Untuk itu, dia langsung menerjunkan anggota ke TKP.

" Anggota kami sudah melakukan pengecekan ke lokasi," pungkasnya.(yud/han) Editor : Hany Akasah
#berita gresik #gresik #pramusaji #satpol pp #SIDAYU #Lasem #warung pangku gresik