Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Diarak ke Balai Desa, Suami Gerebek Istri Ngamar Bareng Brondong

Hany Akasah • Senin, 6 Juni 2022 | 12:00 WIB
DIARAK  MASSA: Warga membawa pasangan mesum yang selingkuh usai digrebek suaminya ke Balai Desa Peganden, Manyar, Sabtu (5/6). (Ist./Radar Gresik)
DIARAK MASSA: Warga membawa pasangan mesum yang selingkuh usai digrebek suaminya ke Balai Desa Peganden, Manyar, Sabtu (5/6). (Ist./Radar Gresik)
GRESIK - Dua kali kepergok mesum, kali ini Supomo tak mampu lagi memberi ampun. Istrinya, WN, 56 kepergok lagi selingkuh bersama berondong berinisial SC, 24 di Desa Peganden, Kecamatan Manyar. Keduanya diamankan di Balai Desa Pegandeng Manyar, Sabtu (5/6). Ironisnya, sebelumnya NW juga kepergok bersama pria muda lainnya alias brondong di kos-kosan kawasan Randuagung, Kebomas.

Dari informasi yang dihimpun istri Supomo berinisial WN ,56, sedangkan lelaki selingkuhan SC, 24, merupakan warga Tuban yang sudah berkeluarga. Berdasarkan data yang dihimpun, keduanya berada di rumah kontrakan yang disewa selama tiga jam dengan tarif Rp 100 ribu per jam. Keduanya bekerja di salah satu perusahaan di wilayah Kecamatan Manyar.

Mengetahui hal tersebut Supomo bersama warga sekitar geram. Warga  langsung melakukan penggerebekan dan membawa pasangan diduga mesum ke Balai Desa Peganden, Kecamatan Manyar.



Kepala Desa Peganden Musta'in membenarkan kejadian tersebut. Laporan yang diterima sekitar pukul 23.00 WIB, warga ramai-ramai mendatangi Kantor Kepala Desa Peganden.  “Saya pastikan keduanya merupakan warga luar Peganden. Sudah saya laporkan ke Polsek Manyar,” tuturnya.

Dikatakan rumah yang menjadi tempat asusila itu akan ditutup dalam waktu dekat. Pihaknya juga akan memanggil pemilik rumah tersebut. “Pemilik rumah itu merupakan warga dari luar kota. Kemudian disewakan. Ternyata, rumah itu disewakan lagi untuk harian dan jam-jam sehingga dimanfaatkan untuk ajang mesum,” jelasnya.

Sampai saat ini pihak desa masih memanggil pemilik rumah tersebut. “Senin besok saya pasang plang di rumah itu. Biar pemiliknya datang ke balai desa,” ujar Musta'in. Kapolsek Manyar AKP Windu Priyo Prayitno mengatakan terkait adanya laporan dugaan perzinahan tersebut. Pasangan selingkuh tersebut sudah berkeluarga dan sama-sama punya anak.  “Baik perempuan dan laki-lakinya sudah kami panggil untuk dimintai keterangan,” ucapnya.

Windu memastikan keduanya akan dilakukan tindak pidana ringan (tipiring). " Karena saat digrebek, keduanya baru masuk rumah dan tidak melakukan apa-apa," pungkasnya.(yud/han) Editor : Hany Akasah
#Digerebek #perselingkuhan #Brondong