Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Melawan Polisi, Komplotan Maling Kabel Telkom Dihadiahi Timah Panas

Hany Akasah • Senin, 14 Desember 2020 | 16:38 WIB
: Keempat tersangka saat diamankan di Polsek Cerme dan tiga tersangka di tembak kakinya kerena melawan petugas saat di tangkap. (Yudhi/Radar Gresik)
: Keempat tersangka saat diamankan di Polsek Cerme dan tiga tersangka di tembak kakinya kerena melawan petugas saat di tangkap. (Yudhi/Radar Gresik)
GRESIK - Empat spesialis pencuri kabel optik milik Telkom Datel Gresik diringkus anggota reskrim Polsek Cerme. Warga asal probolinggo itu ditangkap saat melakukan aksinya memotong kabel tembaga milik Telkom di kolong jembatan Desa Iker-Iker Geger, Kecamatan Cerme. Keempat pelaku yang diamankan adalah Abdul Karim ,40, Saifullah ,32, keduanya asal Desa Sumber Duren, Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo. Selanjutnya, Ahmad ,25, dan Abdul Sofi ,29, keduanya berasal dari Desa Andung Biru, Kecamatan Tiris, Probolinggo. Dari semua pelaku itu, ada tiga pelaku yang melawan saat hendak diringkus. Ketiganya yakni Saifullah, Ahmad dan Abdul Sofi. Akibatnya, kaki mereka ditembak timah panas karena melawan.

Kapolsek Cerme AKP Nur Amin mengatakan, modus yang digunakan mereka turun ke bawah jembatan kemudian merusak pipa pembungkus kabel optik dengan menggunakan mesin las. Selanjutkan, memotong kabel serat optik. Namun, aksi komplotan ini dipergoki warga sebelumnya akhirnya dibawa ke Polsek Cerme. "Laporan pencurian kabel optik itu berasal dari penjaga tambak. Saat itu, kami sedang melakukan patroli pengamanan tahapan pilkada. Lalu mendapat informasi ada pencurian. Selanjutnya semua pelaku kami amankan," ujar Nur, Minggu (13/12). Berdasarkan dari informasi dari saksi mata, sebelum menjalankan aksinya dilakukan pemotongan kabel tembaga milik Telkom Gresik, di kolong jembatan Desa Iker Iker Geger Kecamatan Cerme.  Curiga dengan aktifitas tersebut. Saksi lalu melaporkan kejadian ini kepada petugas. Saat dilakukan penangkapan keempat pelaku melarikan diri ke arah timur. Pelaku ditangkat di di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Benowo, Surabaya.

Sementara salah satu pelaku Abdul Karim mengaku dirinya baru pertama kali bersama tiga rekannya mencuri kabel optik milik PT Telkom. "Baru pertama kali mas, hasil dari mencuri ini rencananya dibagi rata tapi keburu ditangkap polisi," akunya. Selain mengamankan pelaku, petugas juga menyita sejumlah barang bukti. Diantaranya kabel fiber  dengan panjang sekitar 15 Meter, satu set alat las, satu buah linggis, satu buah gergaji, tang, satu buah kunci inggris, satu unit mobil  Mitsubishi Station Wagon N 1578 NB. Kini, keempat pelaku mendekam di penjara setelah menjalani pemeriksaan. Keempat pelaku itu juga dijerat pasal 363 KHUP.(yud/han) Editor : Hany Akasah
#Telkom #kabel #maling #kaki #gresik #komplotan #ditembak