RADAR GRESIK – Insiden kecelakaan lalu lintas terjadi di ruas Jalan Raya Desa Tambakberas, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik. Kecelakaan yang melibatkan sepeda motor Honda Scoopy dan sebuah gerobak pempek roda tiga tersebut mengakibatkan dua orang mengalami luka memar di bagian kepala hingga harus dilarikan ke rumah sakit.
Peristiwa yang terjadi pada Jumat (17/7) sekitar pukul 18.00 WIB itu melibatkan Honda Scoopy bernomor polisi W-6952-AS yang dikendarai oleh Shella Nur Pratiwi (19), warga Desa Munggugianti, Kecamatan Benjeng, Gresik. Akibat benturan, remaja putri ini mengalami luka memar di bagian kepala.
Sementara itu, pengemudi gerobak pempek roda tiga, Adelianto (26), warga asal Brebes, Jawa Tengah, yang berdomisili di Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme, juga menderita luka memar di kepala akibat benturan keras.
Kapolsek Cerme, AKP Taufan Arif Nugroho, menjelaskan bahwa berdasarkan hasil penanganan awal dan keterangan saksi di lokasi, insiden bermula saat sepeda motor yang dikendarai Shella melaju dengan kecepatan tinggi dari arah selatan menuju ke utara.
Tepat di jalur yang sama, di depan motor tersebut melaju sebuah sepeda ontel yang telah dimodifikasi menjadi gerobak pempek roda tiga dengan kecepatan yang jauh lebih lambat.
Baca Juga: Estimasi Berangkat 2.847 Orang, Kemenhaj Gresik Imbau Calon Jemaah Haji 2027 Segera Verifikasi Data
"Diduga kuat karena kondisi penerangan jalan umum (PJU) yang kurang memadai, pengendara motor terlambat menyadari keberadaan gerobak di depannya. Karena jarak sudah dekat, pengendara tidak mampu mengendalikan laju kendaraan lalu menabrak bagian belakang gerobak pempek tersebut," terang AKP Taufan, Sabtu (18/7).
Pasca-menerima laporan kejadian, personel Polsek Cerme langsung bergerak cepat mendatangi lokasi. Petugas segera berkoordinasi dengan tim medis ambulans RSUD Ibnu Sina Gresik untuk mengevakuasi kedua korban ke rumah sakit agar segera mendapatkan penanganan medis.
"Selain mengevakuasi korban, anggota di lapangan juga telah mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Scoopy beserta STNK, kunci kendaraan, identitas pengendara, serta satu unit gerobak pempek roda tiga milik korban," papar Kapolsek.
Pihak Polsek Cerme juga telah menghimpun keterangan dari sejumlah saksi mata di lokasi kejadian. Penanganan perkara lakalantas ini selanjutnya dilaporkan dan dilimpahkan ke Unit Gakkum Satlantas Polres Gresik untuk proses olah TKP serta penyelidikan lebih lanjut.
Atas kejadian ini, AKP Taufan mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk selalu mengutamakan keselamatan dengan mengurangi kecepatan berkendara, terutama saat melintas di ruas jalan yang memiliki penerangan terbatas.
"Pengendara juga diminta tetap waspada terhadap kendaraan lain yang melaju dengan kecepatan lebih rendah guna menghindari kecelakaan lalu lintas," pungkasnya. (yud/han)
Editor : Hany AkasahSumber : Radar Gresik