RADAR GRESIK – Sebuah pabrik pengolahan pupuk dolomit yang berlokasi di Desa Golokan, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik dikeluhkan oleh warga sekitar dan pengguna jalan yang melintas. Pasalnya, cerobong pabrik tersebut diduga mengeluarkan asap tebal bercampur debu halus hingga menyelimuti udara di sekitar lokasi.
Berdasarkan pantauan, kabut asap berwarna putih pekat tampak keluar dari cerobong pabrik dan menyelimuti jalan raya. Kondisi ini biasanya terjadi setiap kali ada aktivitas produksi di dalam pabrik pada malam hari.
Baca Juga: Kemarau Basah Bawa Berkah, Produksi Padi Gresik Tembus 98 Ribu Ton
Mashuri, salah seorang warga Wadeng, Kecamatan Sidayu yang kerap melintas di jalur tersebut menyampaikan bahwa kondisi ini diperkirakan sudah berlangsung cukup lama. Warga mulai resah karena kepulan asap tersebut memicu polusi udara yang tidak sehat.
“Seringnya keluar malam hari, asapnya tebal berwarna putih sampai menutup pandangan jalan raya, dan juga berdebu. Sehingga sangat mengganggu sekali, terutama bagi kesehatan,” keluhnya.
Ia berharap pihak manajemen pabrik segera mengevaluasi dan memperhatikan dampak lingkungan yang ditimbulkan, terutama polusi asap yang keluar dari cerobong saat aktivitas produksi berlangsung demi menjaga kualitas udara sekitar.
Baca Juga: Tindak Lanjuti LHP BPK, Komisi I DPRD Gresik Minta Rekomendasi Diwujudkan dalam Perbaikan Sistem
“Harapannya pemilik usaha bisa memperbaiki sistemnya agar tidak terjadi polusi udara yang berdampak buruk bagi warga dan pengguna jalan. Karena setiap orang berhak hidup sehat tanpa polusi,” tegas Mashuri.
Merespons keluhan tersebut, Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gresik, Jauzi, menyatakan akan segera turun tangan. Pihaknya bakal melakukan pendalaman lebih lanjut terkait dampak kepulan asap tebal dari aktivitas pabrik pupuk dolomit tersebut.
“Segera kita tindaklanjuti,” pungkas Jauzi singkat. (yud/han)
Editor : Hany Akasah