RADAR GRESIK – Upaya pencarian sepeda motor yang tenggelam di Sungai Tambangan, Desa Wringinanom, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik, dilakukan oleh tim gabungan dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Kabupaten Gresik bersama BPBD Kabupaten Gresik pada Kamis (7/5).
Peristiwa bermula pada Senin (4/5) pagi, sesaat setelah waktu subuh. Korban yang merupakan warga Desa Sembung hendak berangkat bekerja menuju arah Balongbendo dengan menyeberangi sungai menggunakan jasa perahu tambangan.
Perwira Piket Damkarla Gresik, Rizal S. Nugroho, mengungkapkan bahwa insiden tersebut terjadi akibat ketidaksengajaan saat korban berada di atas perahu dalam kondisi mesin motor masih menyala.
Baca Juga: Limbah Tambak Udang Vaname di Ujungpangkah Diduga Cemari Laut, Nelayan Keluhkan Bau Menyengat
"Saat korban hendak mengambil rokok yang terjatuh, tangannya tanpa sengaja menarik tuas gas. Akibatnya, sepeda motor beserta korban langsung tercebur ke dalam sungai," jelas Rizal, Kamis (7/5).
Korban berhasil menyelamatkan diri dengan cara berenang dan dibantu oleh pengemudi perahu tambangan. Namun, sepeda motor jenis Honda Supra X 125 miliknya langsung tenggelam ke dasar sungai.
Meski upaya pencarian mandiri telah dilakukan oleh warga dan pengemudi perahu menggunakan galah serta penyelaman tradisional tak lama setelah kejadian, motor tersebut tidak kunjung ditemukan. Pihak pemerintah desa kemudian melaporkan kejadian ini melalui Call Center 112 pada Kamis pagi.
Baca Juga: Nekat Akhiri Hidup, Pelajar Asal Surabaya Ditemukan Meninggal di Belakang Pondok Gresik
Tim Damkarla Pos Driyorejo bersama BPBD segera dikerahkan ke lokasi dengan satu unit mobil Phanter Rescue.
Namun, proses pencarian menghadapi tantangan berat, di antaranya kondisi arus bawah sungai yang kuat menyulitkan pergerakan tim dan kedalaman sungai di titik jatuh diperkirakan mencapai lebih dari empat meter.
Selain itu, rentang waktu yang cukup lama (tiga hari) sejak kejadian hingga laporan masuk membuat posisi motor kemungkinan besar sudah bergeser dari titik awal.
Baca Juga: Adu Banteng di Kedamean Gresik, Dua Motor Tabrakan Hingga Empat Orang Luka-luka
Setelah melakukan asesmen dan upaya pencarian hingga siang hari, petugas bersama keluarga korban dan perangkat desa melakukan koordinasi lanjutan.
"Hasil kesepakatan memutuskan bahwa penanganan selanjutnya akan diteruskan secara mandiri oleh pihak keluarga bersama pengelola tambangan Desa Wringinanom," tambah Rizal.
Beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden ini. Kerugian materiil ditaksir senilai satu unit sepeda motor yang hingga kini masih berada di dasar sungai. (yud/han)
Editor : Hany Akasah