Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Lelaki Kepuh Legundi Hilang di Dermaga Bawean Gresik, Diduga Tercebur Saat Memancing

Yudhi Dwi Anggoro • Minggu, 3 Mei 2026 | 11:24 WIB
PENCARIAN : Petugas gabungan dari Polsek, Polair, Kamladu, Syahbandar, serta Dinas Perhubungan Jawa Timur bersama tokoh masyarakat setempat saat melakukan pencarian korba di duga tenggelam hilang di Dermaga Bawean Gresik. (Ist/Radar Gresik)
PENCARIAN : Petugas gabungan dari Polsek, Polair, Kamladu, Syahbandar, serta Dinas Perhubungan Jawa Timur bersama tokoh masyarakat setempat saat melakukan pencarian korba di duga tenggelam hilang di Dermaga Bawean Gresik. (Ist/Radar Gresik)

RADAR GRESIK – Upaya pencarian terhadap Moh Albab (37), warga Desa Kepuh Legundi, Kecamatan Tambak, Pulau Bawean, terus dilakukan.

Korban dilaporkan hilang secara misterius dan diduga terjatuh ke laut saat berada di Dermaga Bawean pada Jumat (1/5) malam sekitar pukul 19.30 WIB.

Kejadian ini pertama kali terendus oleh Surawi (46), seorang anak buah kapal (ABK). Saat itu, ia menaruh curiga setelah melihat sebuah sepeda motor Honda Vario putih bernopol W 4873 BK dan tali senar pancing yang tergeletak tanpa pemilik di area dermaga.

Baca Juga: Lepas 376 Jemaah Haji Kloter 46, Gus Yani Bekali Obat-obatan dan Pesan Gotong Royong

Sadar ada yang tidak beres, Surawi menghubungi saksi lain, Sufaiai (47). Keduanya kemudian melaporkan temuan mencurigakan tersebut kepada pihak kepolisian dan petugas pelabuhan setempat.

Mendapat laporan tersebut, tim gabungan yang terdiri dari Polsek, Polair, Kamladu, Syahbandar, hingga Dinas Perhubungan Jatim bersama tokoh masyarakat setempat, H. Abdurahman, langsung bergerak melakukan penyisiran.

Tim penyelam sempat diterjunkan untuk mencari korban di sekitar titik koordinat motor ditemukan. Namun, operasi penyelaman yang berlangsung hingga pukul 21.30 WIB itu belum membuahkan hasil. Cuaca hujan yang mengguyur kawasan Bawean menjadi kendala utama dalam proses pencarian malam itu.

Baca Juga: Menyalakan Harapan dari Balik Jeruji: Damar Kurung Jadi Jalan Warga Binaan Rutan Gresik Jaga Budaya

Kasatpolair Polres Gresik, AKP I Nyoman Ardita menjelaskan, berdasarkan keterangan dari pihak keluarga, korban diketahui memiliki riwayat gangguan kejiwaan dan mengidap penyakit epilepsi. Kondisi ini diduga berkaitan dengan penyebab jatuhnya korban ke laut.

"Barang bukti berupa sepeda motor korban dan alat pancing sudah kami amankan. Berdasarkan alat pancing yang ditemukan, diduga korban sedang melakukan aktivitas memancing sebelum kejadian," jelas AKP I Nyoman Ardita, Minggu (3/5).

Hingga saat ini, pihak kepolisian terus berkoordinasi dengan TNI AL dan nelayan setempat untuk memperluas jangkauan pencarian.

Baca Juga: Tingkatkan Integritas, Satops Patnal Rutan Gresik Gelar Operasi Disiplin Petugas

"Petugas sudah mendatangi TKP dan meminta keterangan saksi-saksi. Pencarian masih terus berlanjut dengan bantuan warga dan nelayan lokal," pungkasnya. (yud/han) 

Editor : Hany Akasah
#Dermaga #gresik #memancing #satpolairud #BAWEAN