Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Sempat Dirawat Intensif, Pasien Obesitas 400 Kg di Gresik Meninggal Dunia

Cak Fir • Rabu, 29 April 2026 | 08:12 WIB
Pasien obesitas ekstream asal Kecamatan Cerme akhirnya meninggal dunia usai menjalani perawatan di RSUD Ibnu Sina.
Pasien obesitas ekstream asal Kecamatan Cerme akhirnya meninggal dunia usai menjalani perawatan di RSUD Ibnu Sina.

 

Cerme - Setelah sempat menjalani perawatan intensif, Husnul Khotimah wanita yang mengalami obesitas ekstrem asal Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme, dinyatakan meninggal dunia. 

Korban mengembuskan napas terakhir pada Selasa (28/4) sekitar pukul 23.00 WIB di RSUD Ibnu Sina Gresik, setelah beberapa jam mendapatkan penanganan medis akibat sesak napas yang dialaminya.

Kabar duka tersebut langsung direspons pihak keluarga dengan mengajukan permintaan pemindahan jenazah ke rumah duka di Jalan Veteran Gang IX, Desa Sidorukun, Kecamatan Gresik. Laporan masuk melalui layanan darurat 112 Pemkab Gresik pada Rabu (29/4) pukul 00.27 WIB.
 
Tim Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Gresik Pos Kota bergerak cepat. Hanya berselang satu menit setelah laporan diterima, personel langsung diberangkatkan menuju lokasi dan tiba di RSUD Ibnu Sina Gresik pukul 00.41 WIB.
 
Proses pemindahan jenazah berlangsung cukup dramatis. Petugas harus menggunakan peralatan khusus berupa tandu stretcher serta teknik pengamanan tertentu untuk memastikan proses evakuasi berjalan aman dan lancar.
 
Perwira Piket Damkarla Gresik, Rizal Sulistyo Nugroho, menyampaikan bahwa proses evakuasi dilakukan secara terkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk tenaga medis rumah sakit dan keluarga korban.
 
“Begitu laporan masuk, tim langsung bergerak cepat ke lokasi. Proses pemindahan kami lakukan dengan peralatan rescue dan pengamanan khusus mengingat kondisi korban,” ujarnya.
 
Jenazah korban terlebih dahulu ditangani di rumah sakit, mulai dari proses pembersihan hingga pengafanan, sebelum akhirnya dipindahkan menggunakan ambulans milik RSUD Ibnu Sina Gresik menuju rumah duka.
 
Tim Damkar turut mengawal proses pengantaran hingga tiba di kediaman orang tua korban. Seluruh rangkaian evakuasi dan pemindahan jenazah selesai pada pukul 03.47 WIB.

Informasi tersebut dibenarkan oleh pihak keluarga yang mendampingi korban selama proses perawatan di rumah sakit. Suasana duka menyelimuti keluarga setelah upaya penyelamatan yang dilakukan sejak siang hari tidak membuahkan hasil.

Salah satu teman korban, Putri menyebutkan bahwa kondisi korban memang sudah cukup berat sejak awal.

“Sejak di rumah memang sudah sesak napas, terus tidak sadar. Kami sudah berusaha semaksimal mungkin,” ujarnya dengan nada lirih.

Sementara itu, pihak rumah sakit menyatakan korban datang dalam kondisi kritis sehingga membutuhkan penanganan intensif sejak awal kedatangan. Tim medis telah melakukan berbagai upaya untuk menstabilkan kondisi korban, namun kondisi kesehatan tidak kunjung membaik.

Sebelumnya, proses evakuasi korban sempat menyita perhatian publik. Dengan bobot tubuh mencapai sekitar 400 kilogram, tim Pemadam Kebakaran dan Unit Reaksi Cepat 112 Gresik harus mengerahkan sembilan personel untuk mengevakuasi korban dari dalam rumah menuju ambulans. Proses tersebut berlangsung dramatis karena keterbatasan ruang dan kondisi korban yang sudah tidak sadar. (fir)

 

Editor : Cak Fir
#obesitas #Damkar #meninggal dunia #evakuasi #Pasien