RADAR GRESIK – Kebakaran hebat melanda gudang biji plastik milik U.D. Maju Mapan yang berlokasi di Jalan Raya Tanjung No. 88, Dusun Tempel, Desa Tanjung, Kecamatan Kedamean, Gresik, Selasa (21/4) malam. Kobaran api yang cepat membesar membuat proses pemadaman berlangsung hingga Rabu (22/4) dini hari.
Perwira Piket Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Gresik, M. Nurul Haqqi, menjelaskan bahwa peristiwa ini pertama kali dilaporkan oleh seorang pengguna jalan yang melintas pada pukul 20.45 WIB. Petugas segera bergerak cepat dan tiba di lokasi sekitar pukul 21.15 WIB.
"Saat tim tiba, api sudah dalam kondisi besar, terutama di area gudang bagian belakang. Mengingat material yang terbakar adalah biji plastik, api sangat cepat merambat," ujar Haqqi, Rabu (22/4).
Baca Juga: Piton 5 Meter Sembunyi di Selokan, Tim Damkarla Gresik Evakuasi Ular dari Pemukiman Warga
Untuk menjinakkan si jago merah, sebanyak enam unit mobil pemadam dikerahkan dari berbagai pos, yakni Pos Kota, Pos Menganti, dan Pos Driyorejo. Mengingat lokasi yang berbatasan dengan wilayah tetangga, bantuan juga datang dari Damkar Krian Sidoarjo dan Damkar Garudafood.
Proses pemadaman ini melibatkan koordinasi lintas sektor, termasuk PLN Krian, Polsek Kedamean, serta Koramil Kedamean. Namun, petugas sempat mengalami kendala teknis di lapangan.
"Kendala utama kami adalah sulitnya mendapatkan pasokan air di sekitar lokasi, yang sempat memperlambat proses pemadaman. Namun dengan kerja keras semua unsur, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 02.54 WIB," jelasnya.
Baca Juga: Respons Cepat Laporan 112, Damkarla Gresik Bersihkan Jalan Licin Akibat Tanah Proyek
Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian. Saat kejadian dilaporkan, tidak ada aktivitas pekerjaan di dalam gudang tersebut. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ini, sementara kerugian material masih dalam tahap pendataan.
Berdasarkan data Damkarla Gresik, kasus ini menambah daftar panjang insiden di wilayah tersebut. Hingga April 2026, tercatat telah terjadi 10 kasus kebakaran dan 77 kejadian penyelamatan (rescue) di wilayah Kabupaten Gresik.
Pihak Damkarla mengimbau pemilik usaha maupun masyarakat untuk selalu waspada dan mengecek instalasi listrik serta keamanan gudang guna mencegah kejadian serupa. (yud/han)
Editor : Hany Akasah