RADAR GRESIK - Kecelakaan lalu lintas akibat kegagalan fungsi rem kembali terjadi di wilayah hukum Polres Gresik.
Sebuah truk tangki bermuatan limbah kehilangan kendali hingga menyeruduk deretan kendaraan yang tengah terparkir di depan Kedai Titik Temu, Jalan Mayjend Sungkono, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, pada Selasa (7/4) malam sekitar pukul 20.35 WIB.
Kecelakaan karambol ini melibatkan truk tangki bernopol L 8757 US yang menghantam empat sepeda motor, satu unit mobil, hingga merusak bagian bangunan kedai.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Gresik, Iptu Andri Aswoko, menjelaskan bahwa insiden bermula saat truk melaju dari arah timur menuju barat dengan kecepatan sedang. Saat memasuki jalan menurun di depan Balai Desa Kembangan, truk diduga mengalami rem blong.
"Sopir truk, Fauzan (27), warga Torjun, Sampang, berupaya mengendalikan laju kendaraan dengan membanting setir ke arah kiri. Namun, truk justru menghantam kendaraan-kendaraan yang terparkir di area kedai," ujar Iptu Andri Aswoko, Rabu (8/4).
Baca Juga: Tekan Kriminalitas, Petugas Gabungan Sisir Kafe dan Warkop di Gresik, Pastikan Zero Miras
Sejumlah kendaraan yang menjadi korban hantaman truk tersebut antara lain Honda Beat, Honda PCX, Yamaha Jupiter, Yamaha Mio (tanpa nopol), serta satu unit mobil Daihatsu Ayla.
Beruntung, saat kejadian pemilik kendaraan sedang berada di dalam kedai sehingga tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
"Tidak terdapat korban meninggal dunia maupun luka-luka. Dugaan sementara murni karena kegagalan fungsi pengereman saat melintas di jalan menurun. Kerugian material saat ini masih diinventarisir," tambahnya.
Baca Juga: Puluhan Orang Tertipu SK PNS Palsu di Gresik, Korban Datang Berseragam Lengkap ke Kantor Bupati
Pihak kepolisian mengimbau para pengguna jalan dan pengusaha angkutan agar rutin melakukan pengecekan kelaikan kendaraan, terutama sistem pengereman, mengingat kontur jalan di wilayah Kebomas banyak didominasi tanjakan dan turunan tajam.
"Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada, pastikan kondisi kendaraan laik jalan dan kondisi tubuh prima. Saat ini, kasus kecelakaan tersebut masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut," tutup Iptu Aswoko. (yud/han)
Editor : Hany Akasah