Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Nyaris Celaka! ODGJ Nekat Merokok di Depan Tabung BBM SPBU Ambeng-Ambeng Gresik

F
Penulis: Fajar Yuliyanto❯
Pengamanan : Tim URC DInsos bersama Satpol PP mengevakuasi ODGJ di pom bensin, Ambeng-Ambeng, Duduksampeyan, Gresik. (Fajar/Radar Gresik)
Pengamanan : Tim URC DInsos bersama Satpol PP mengevakuasi ODGJ di pom bensin, Ambeng-Ambeng, Duduksampeyan, Gresik. (Fajar/Radar Gresik)

Advertisement

RADAR GRESIK – Aksi nekat seorang pria yang diduga Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di SPBU Ambeng-Ambeng Watangrejo, Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik, memicu kepanikan. Pria tanpa identitas (Mr. X) tersebut diamankan petugas setelah kedapatan merokok tepat di depan tabung penyimpanan BBM.

Peristiwa yang terjadi pada Sabtu (2/4/2026) malam, sekitar pukul 18.45 WIB ini bermula saat petugas SPBU melihat Mr. X sedang menyalakan rokok di area sensitif tersebut. Khawatir akan potensi ledakan, petugas mencoba menegur pria tersebut secara baik-baik.

Advertisement

Namun, teguran petugas justru direspons dengan tindakan agresif. Mr. X mengamuk dan mulai melemparkan batu ke arah petugas, sehingga pengelola SPBU segera menghubungi Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Gresik untuk meminta bantuan.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Gresik, dr. Ummi Khoiroh, mengonfirmasi adanya laporan tersebut dan langsung menginstruksikan Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Dinsos untuk berkoordinasi dengan Satpol PP Kabupaten Gresik.

“Kami menerima laporan dari pengelola pom bensin terkait keberadaan ODGJ yang membahayakan tersebut. Tim URC langsung berkoordinasi dengan Satpol PP untuk penanganan di lapangan,” ujar dr. Ummi.

Pekerja Sosial Ahli Muda Dinsos Gresik, Alfi Arianto, menambahkan bahwa proses evakuasi dilakukan dengan pendekatan khusus demi keamanan bersama.

"Tim melakukan visitasi dan pengamanan (pemborgolan) karena pasien menunjukkan perilaku yang membahayakan. Selanjutnya pasien langsung dirujuk ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Menur, Surabaya," ujar Alfi. 

Saat ini, Mr. X tengah menjalani perawatan medis dan observasi kejiwaan di RSJ Menur. Pihak Dinsos menyatakan akan melakukan penelusuran identitas setelah kondisi pasien mulai stabil.

“Nanti setelah dilakukan perawatan dan pengobatan, baru akan kami lakukan identifikasi lebih lanjut untuk mengetahui asal-usul dan tempat tinggalnya agar bisa dikembalikan ke keluarga,” pungkas Alfi.  (jar/han) 

Advertisement
Editor : Hany Akasah
Sumber : Radar Gresik

Artikel Terkait

Berantas Narkoba di Bawean, Polsek Tambak Limpahkan Tiga Tersangka ke Polres Gresik

Berantas Narkoba di Bawean, Polsek Tambak Limpahkan Tiga Tersangka ke Polres Gresik

Jajaran Polsek Tambak menunjukkan komitmen serius dalam memerangi peredaran gelap narkotika di wilayah Kepulauan Bawean. Pada Senin (4/5) sekitar pukul 21.00 WIB, pihak Polsek resmi melimpahkan tiga orang tersangka kasus

Dukung Pertanian Modern, Petrokimia Gresik Resmikan Greenhouse School Lab Farming

Dukung Pertanian Modern, Petrokimia Gresik Resmikan Greenhouse School Lab Farming

Sinergi antara dunia industri dan pendidikan vokasi di Kabupaten Gresik semakin kokoh. Hal ini dibuktikan dengan peresmian program Greenhouse School Lab Farming hasil kolaborasi PT Petrokimia Gresik dengan SMK Muhammadiy

Hilang Kendali, Pemuda Asal Lamongan Meninggal Usai Tabrak Truk di Jalan Mayjend Sungkono Gresik

Hilang Kendali, Pemuda Asal Lamongan Meninggal Usai Tabrak Truk di Jalan Mayjend Sungkono Gresik

Kecelakaan maut kembali terjadi di wilayah hukum Polres Gresik. Seorang pengendara sepeda motor asal Lamongan tewas di lokasi kejadian setelah terlibat tabrakan dengan sebuah truk di Jalan Mayjend Sungkono, Kecamatan Keb

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer