RADAR GRESIK – Pemandangan tak biasa terlihat di pusat Kabupaten Gresik pada momen libur Hari Raya Idulfitri 1447 H. Kota yang biasanya disibukkan dengan deru mesin truk besar dan kemacetan panjang di jalur-jalur protokol, kini mendadak berubah menjadi sepi dan lengang setelah ditinggal ribuan warganya melakukan tradisi mudik ke luar daerah.
Pantauan di lapangan pada Minggu (22/3), kondisi lalu lintas di wilayah perkotaan tampak jauh berbeda dibandingkan hari biasa. Jalanan yang biasanya padat merayap, kini bisa dilalui dengan sangat lancar tanpa adanya antrean kendaraan.
Baca Juga: Pererat Silaturahmi, Polres Gresik Gelar Sholat Idulfitri 1447 H Berjamaah Bersama Warga
Kondisi ini dirasakan langsung oleh Novia, salah satu warga Perumahan Gresik Kota Baru (GKB). Ia yang kebetulan tidak melakukan perjalanan mudik tahun ini mengaku terkejut dengan perubahan drastis suasana di lingkungannya yang biasanya menjadi pusat keramaian.
"Tahun ini saya tidak mudik, dan rasanya Gresik jadi sepi sekali. Kebanyakan tetangga dan warga di sini memang keluar kota semua, jadi jalanan GKB yang biasanya macet sekarang benar-benar lengang," ungkap Novia saat ditemui di kawasan GKB.
Fenomena "kota mati" sesaat ini tidak hanya terlihat dari sepinya lalu lintas kendaraan, tetapi juga dari aktivitas ekonomi masyarakat. Sebagian besar sektor usaha, mulai dari toko kelontong hingga pusat kuliner, memilih untuk tutup sementara guna memberikan kesempatan bagi karyawannya merayakan Lebaran.
Hal senada disampaikan oleh Sriatun, warga Desa Randuagung, Kecamatan Kebomas. Menurutnya, pemandangan lengang ini menjadi siklus tahunan yang selalu unik bagi warga yang tetap tinggal di Gresik.
"Selain sepi warga yang lalu lalang, banyak warung makan dan rumah makan langganan yang tutup. Jadi suasananya memang sangat sunyi dibanding hari-hari biasanya," kata Sriatun.
Meski demikian, lengangnya jalanan ini menjadi berkah tersendiri bagi warga yang ingin bepergian jarak dekat di dalam kota karena waktu tempuh yang menjadi jauh lebih singkat.
Baca Juga: Tradisi Lebaran di Gresik: Resep Pindang Bandeng Kawak 3 Hari yang Gurih Asin dan Kaya Makna Budaya
Pihak kepolisian tetap mengimbau warga yang tinggal untuk tetap waspada terhadap keamanan rumah yang ditinggal tetangganya mudik, serta tetap mematuhi aturan lalu lintas meski jalanan dalam kondisi sepi.
Diperkirakan, suasana lengang ini akan bertahan hingga H+3 Lebaran, sebelum nantinya arus balik mulai memadati kembali jalanan di Kabupaten Gresik. (han)
Editor : Hany Akasah