Ekonomi & Bisnis Features Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kota Gresik Lifestyle Moncer Seru Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro Politika Sosial Sport & Health

Pawai Takbir di Dukun Gresik Sempat Memanas, Dua Kelompok Pemuda Saling Lempar Obor

Yudhi Dwi Anggoro • 2026-03-22 08:10:56
PANAS : Anggota Polsek Dukun saat melakukan pembubaran dan melerai para pemuda yang saling lempar obor di Jalan Raya Kecmatan Dukun, Gresik. (Ist/Radar Gresik)
PANAS : Anggota Polsek Dukun saat melakukan pembubaran dan melerai para pemuda yang saling lempar obor di Jalan Raya Kecmatan Dukun, Gresik. (Ist/Radar Gresik)

RADAR GRESIK – Suasana khidmat malam takbiran di wilayah Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik, sempat diwarnai ketegangan pada Jumat (20/3) malam.

Dua kelompok pemuda dan warga yang tengah melaksanakan pawai takbir keliling terlibat bentrok di jalan raya, yang mengakibatkan dua orang harus dilarikan ke Puskesmas terdekat akibat luka-luka.

Insiden ini terjadi sekitar pukul 20.45 WIB, melibatkan massa dari dua desa tetangga, yakni Desa Sukun dan Desa Tebuwung. Ketegangan bermula saat kedua kelompok yang membawa obor berpapasan di titik pertemuan jalan raya perempatan Desa Mentaras Sukodono.

Baca Juga: Waspada Serangan Stroke di Meja Makan: Warga Gresik Wajib Jaga Pola Makan Saat Lebaran

Gesekan yang awalnya dipicu kesalahpahaman spontan tersebut dengan cepat memicu aksi saling lempar obor antar-kelompok.

Kanit Reskrim Polsek Dukun, Aiptu Moh Maksum, membenarkan terjadinya peristiwa tersebut. Beruntung, personel kepolisian yang bersiaga di sekitar lokasi segera diterjunkan untuk melerai massa dan mencegah kerusuhan meluas.

“Petugas langsung turun ke lokasi untuk melerai bentrokan dua kelompok massa yang sedang pawai takbir keliling itu. Saat ini situasi sudah kembali kondusif,” ujar Aiptu Moh Maksum saat dikonfirmasi, Sabtu (21/3).

Baca Juga: Tradisi Lebaran di Gresik: Resep Pindang Bandeng Kawak 3 Hari yang Gurih Asin dan Kaya Makna Budaya

Senada, Kapolsek Dukun AKP Slamet Priyono memastikan bahwa percikan konflik tersebut telah berhasil diredam melalui jalur kekeluargaan. Pihak kepolisian langsung memfasilitasi mediasi yang dihadiri oleh kepala desa masing-masing pihak serta tokoh masyarakat setempat untuk meredam potensi aksi balasan.

“Situasi sudah kondusif. Kedua kelompok bersama kepala desa masing-masing sudah melakukan mediasi dan sepakat untuk menjaga perdamaian di hari kemenangan ini,” jelas AKP Slamet Priyono.

Terkait korban luka, Kapolsek menyampaikan bahwa terdapat dua orang yang menjalani perawatan di Puskesmas Dukun akibat terkena lemparan obor di lokasi kejadian.

Baca Juga: Perkuat Logistik Desa, 36 Koperasi Merah Putih di Gresik Terima Bantuan Armada Truk Fuso

Pihak kepolisian tetap melakukan pendampingan untuk memastikan para korban mendapatkan penanganan medis yang layak.

“Keduanya mengalami luka lecet-lecet ringan dan sudah dibawa ke Puskesmas. Kami pastikan kondisi mereka stabil dan terus kami pantau,” pungkasnya.

Pasca-insiden tersebut, pengamanan di jalur lintas antar-desa di Kecamatan Dukun ditingkatkan guna menjamin keamanan warga yang merayakan Hari Raya Idulfitri 1447 H agar tetap berjalan dengan damai.

Baca Juga: Dorong Kesejahteraan Lewat Zakat, DPRD Gresik Masifkan Sosialisasi Perda Pengelolaan Dana Keagamaan

Saran Redaksi: Mengingat sensitivitas berita konflik antar-desa, berita ini sangat bagus untuk menunjukkan bahwa masalah sudah selesai (kondusif) lewat mediasi, sehingga tidak memicu provokasi lebih lanjut di media sosial. (yud/han) 

Editor : Hany Akasah
#takbiran #lebaran #Polsek #gresik #Dukun