Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Geger, Pemuda Asal Bojonegoro Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Driyorejo Gresik

Yudhi Dwi Anggoro • Senin, 19 Januari 2026 | 19:51 WIB
DIEVAKUASI : Anggota Polsek Driyorejo dibantu tim medis saat melakukan evakuasi korban meninggal di dalam kamar kosnya di Jalan Merapi Desa Bambe, Kecamatan Driyorejo, Gresik.
DIEVAKUASI : Anggota Polsek Driyorejo dibantu tim medis saat melakukan evakuasi korban meninggal di dalam kamar kosnya di Jalan Merapi Desa Bambe, Kecamatan Driyorejo, Gresik.

RADAR GRESIK – Warga Jalan Merapi, Desa Bambe, Kecamatan Driyorejo, Gresik digegerkan dengan penemuan jenazah seorang pemuda di dalam kamar kosnya, Minggu (18/1) malam.

Korban diketahui bernama Diyan Nehru (22), warga Desa Ngraseh, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro.

Kapolsek Driyorejo, Kompol Musirham, menjelaskan bahwa jenazah korban pertama kali ditemukan oleh kakak kandungnya sendiri, Fahrur Rozi. Peristiwa bermula saat saksi datang untuk mengantarkan makanan.

Sekitar pukul 14.00 WIB saksi datang mengantar makanan, namun melihat korban masih tertidur. Makanan kemudian diletakkan di samping korban.

Sedang pada pukul 21.00 WIB saksi kembali datang untuk mengantar makan malam. Ia curiga karena makanan yang diantar siang tadi masih utuh dan posisi korban tidak berubah.

"Saat dilakukan pengecekan oleh saksi, ternyata korban sudah dalam keadaan meninggal dunia," ujar Kompol Musirham, Senin (19/1).

Mendapati sang adik tak bernyawa, saksi segera meminta bantuan warga dan melapor ke kepala desa setempat. Tak lama kemudian, tim medis dari Puskesmas Driyorejo tiba di lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal.

Berdasarkan hasil pemeriksaan luar oleh tim medis dan kepolisian bahwa tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau luka pada tubuh korban, dan kondisi tubuh sudah kaku saat dievakuasi.

Sementara hasil analisis medis menunjukkan korban diduga kuat mengalami serangan jantung.

Pihak keluarga mengungkapkan bahwa korban memiliki kebiasaan tidur di lantai tanpa alas.

"Keterangan dari keluarga, korban sering tidur di lantai tanpa alas dan sempat mengeluh sesak napas," tambah Kompol Musirham.

Atas kejadian ini, pihak keluarga menyatakan telah ikhlas dan keberatan untuk dilakukan otopsi maupun visum di RSUD Ibnu Sina. Keluarga telah menandatangani surat pernyataan penolakan otopsi dan langsung membawa jenazah korban pulang ke Bojonegoro untuk dimakamkan. (yud/han)

Editor : Hany Akasah
#Kos #gresik #bojonegoro #korban #Driyorejo