RADAR GRESIK – Ketenangan warga Perumahan Alam Bukit Raya (ABR) Blok BB/22, Kabupaten Gresik, mendadak berubah menjadi ketegangan pada Sabtu (3/1).
Seekor ular berbisa jenis Viper Ekor Merah ditemukan menyelinap ke dalam rumah warga dan bersembunyi di dalam kardus, memicu kekhawatiran akan keselamatan penghuni rumah.
Kehadiran reptil mematikan tersebut pertama kali disadari oleh Naufal, pemilik rumah, saat dirinya tengah membersihkan area almari. Diduga, ular tersebut masuk ke kawasan pemukiman karena habitat aslinya terganggu atau mencari tempat kering akibat perubahan cuaca.
Naufal menceritakan, dirinya sangat terkejut melihat penampakan ular dengan ciri fisik yang mencolok saat sedang merapikan barang-barang di sekitar almarinya yang berantakan.
"Saat saya beres-beres almari melihat ular dengan ekor berwarna merah mencolok. Kami langsung panik karena tahu itu ular berbisa," ungkap Naufal.
Menyadari risiko bahaya yang mengintai, ia segera menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarla) Kabupaten Gresik.
Merespons laporan tersebut, Damkarla Gresik menerjunkan sebanyak 8 personel menuju lokasi kejadian. Petugas menggunakan peralatan khusus untuk menangkap ular tersebut guna memastikan proses evakuasi berjalan aman tanpa melukai personel maupun membahayakan warga sekitar.
"Ada 8 personel yang bertugas mengevakuasi ular viper ekor merah tersebut," jelas Teguh Priyanto, petugas Damkarla Gresik yang berada di lokasi.
Ular Viper Ekor Merah dikenal sebagai salah satu jenis ular berbisa yang memiliki ciri khas ekor merah terang.
Meskipun jarang memulai serangan kepada manusia, ular ini sangat berbahaya jika merasa terancam karena memiliki bisa yang dapat berakibat fatal.
Pasca-evakuasi, petugas Damkarla memberikan sejumlah imbauan kepada warga, terutama saat memasuki musim penghujan.
Dimana harus mewaspada lokasi kering karena ular kerap keluar dari sarang untuk mencari tempat yang lebih kering saat hujan deras. Juga jaga jebersihan agar segera memangkas semak-semak yang rimbun di sekitar rumah.
Serta menutup celah memastikan di bawah pintu atau lubang pembuangan tertutup agar tidak menjadi jalur masuk hewan liar.
Hingga berita ini diturunkan, situasi di Perumahan ABR telah kembali kondusif. Tidak ada laporan korban jiwa maupun luka dalam insiden tersebut. (yud/han)
Editor : Hany Akasah