RADAR GRESIK – Jari tangan seorang murid Sekolah Dasar (SD) Negeri 1 Driyorejo, Desa Driyorejo, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, terjepit rantai sepeda pada Jumat (31/10) siang.
Insiden ini memerlukan aksi cepat dari personel Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Gresik.
Berawal dari Memperbaiki Rantai yang Lepas
Kejadian ini dilaporkan sekitar pukul 13.09 WIB oleh Kusnul, yang menyaksikan langsung insiden tersebut. Anak tersebut diketahui sedang mencoba memperbaiki rantai sepedanya yang terlepas (los). Namun, tanpa sengaja, jarinya malah terjepit di sela-sela rantai sepeda.
Mengetahui kondisi tersebut, pelapor segera menghubungi Pos Damkar Driyorejo untuk meminta bantuan penyelamatan. Tiba di lokasi sekitar pukul 13.12 WIB, petugas langsung melakukan size up situasi dan menyiapkan peralatan untuk proses evakuasi.
Evakuasi dengan Gerinda Selama Dua Jam
Perwira Piket Damkar Gresik, Sulyono, menyampaikan bahwa tim harus melakukan evakuasi dengan ekstra hati-hati.
Untuk membebaskan jari anak tersebut, petugas terpaksa memotong bagian rantai menggunakan alat gerinda (grendo).
Proses penyelamatan ini memakan waktu kurang lebih dua jam hingga akhirnya jari anak tersebut berhasil dikeluarkan sekitar pukul 15.15 WIB.
“Setelah berhasil dibebaskan, korban langsung dibawa ke RS Petro untuk mendapatkan pemeriksaan medis. Setelah dinyatakan aman, korban diantar pulang ke rumahnya oleh petugas,” ungkap Sulyono.
Ia memastikan bahwa tidak ada korban jiwa maupun luka berat dalam peristiwa tersebut, dan kerugian material dinyatakan nihil.
Menurut data dari Damkar Gresik, hingga akhir Oktober 2025, tercatat sudah sebanyak 46 kejadian kebakaran dan 74 kejadian penyelamatan (rescue) yang telah ditangani oleh tim.
“Kesiapsiagaan dan kecepatan petugas kembali terbukti menjadi faktor penting dalam menyelamatkan warga, terutama anak-anak, dari situasi berbahaya di lingkungan sekolah,” pungkas Sulyono. (yud/han)
Editor : Hany Akasah